Bekasi, Mata4.com – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara paling rawan bencana alam di dunia. Letaknya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik besar—Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik—membuat Indonesia sering dilanda gempa bumi, letusan gunung api, hingga tsunami. Curah hujan tinggi juga menyebabkan banyak wilayah berpotensi banjir.
Namun, tidak semua negara memiliki kondisi serupa. Ada sejumlah negara yang justru sangat aman dari bencana alam, berdasarkan World Risk Index 2025 yang dirilis oleh berbagai lembaga internasional termasuk Statista. Penasaran negara mana saja yang paling aman? Berikut daftarnya.
1. Monako
Monako dinobatkan sebagai negara paling aman dari bencana alam. Negara mungil dengan penduduk sekitar 38.000 jiwa ini memiliki risiko banjir sungai maupun perkotaan yang sangat rendah. Monako juga tidak terdampak siklon atau aktivitas gunung api.
Letaknya yang berada di antara Laut Mediterania dan Pegunungan Alpen membuat Monako terlindungi secara alami dari berbagai bencana besar. Selain itu, negara ini memiliki sistem drainase modern serta bangunan-bangunan yang dirancang tahan gempa.
2. Andorra
Terletak di Pegunungan Pirenia antara Prancis dan Spanyol, Andorra memiliki perlindungan geografis dari tsunami, banjir besar, dan gempa bumi berskala signifikan. Meski begitu, negara ini tetap memiliki risiko tanah longsor dan longsoran salju akibat kondisi alamnya yang penuh pegunungan.
3. San Marino
San Marino adalah negara kecil yang berada di timur laut Pegunungan Apennini. Dengan penduduk kurang dari 34.000 orang, negara ini dikelilingi oleh Italia dan dekat dengan Laut Adriatik, membuatnya minim risiko banjir besar dan tsunami. Aktivitas seismik juga rendah, menjadikannya salah satu negara teraman di dunia.
4. Luksemburg
Luksemburg aman dari hampir semua jenis bencana alam, terutama tsunami dan banjir pesisir karena lokasinya berada jauh dari laut. Stabilitas geologis Eropa Tengah turut membuat negara ini menjadi salah satu kawasan paling aman di dunia.
5. Sao Tome dan Principe
Meski berupa negara kepulauan, Sao Tome dan Principe termasuk yang paling aman dari bencana alam karena berada di atas lempeng Afrika yang relatif stabil. Aktivitas seismiknya rendah dan risiko gempa bumi sangat kecil. Namun, ancaman banjir dan kenaikan permukaan air laut tetap perlu diwaspadai.

6. Singapura
Dibandingkan negara tetangganya, Singapura sangat jarang mengalami bencana alam. Getaran kecil kadang terasa akibat aktivitas seismik dari negara lain, tetapi tidak membahayakan. Letaknya yang terlindung dari perairan terbuka juga membuat Singapura sangat minim risiko tsunami.
7. Liechtenstein
Dikelilingi oleh daratan Austria dan Swiss, Liechtenstein terhindar dari bencana terkait laut seperti tsunami. Meski begitu, negara ini pernah mengalami guncangan gempa, termasuk gempa magnitudo 6,5 pada Mei 1976. Secara umum, risiko bencananya tetap tergolong rendah secara global.
8. Belarus
Belarus berada di Craton Eropa Timur, kawasan geologis stabil dengan risiko gempa sangat rendah. Dalam satu dekade terakhir, Belarus hanya mencatat satu gempa berkekuatan di atas 4,0 magnitudo. Dengan kondisi tersebut, Belarus termasuk negara yang aman secara seismik.
9. Bahrain
Bahrain berada di Teluk Persia dan terlindungi dari risiko tsunami. Lempeng Arab yang stabil juga membuat negara ini minim gempa bumi. Meski demikian, Bahrain pernah mengalami bencana akibat suhu panas ekstrem dan kekeringan.
10. Qatar
Qatar aman dari siklon tropis, jauh dari jalur patahan lempeng, dan tidak memiliki gunung api aktif. Kondisi geografis ini menjadikan Qatar salah satu negara paling stabil dan aman dari bencana alam.
