Jakarta, Mata4.com – Kementerian Perhubungan resmi membuka pendaftaran Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, menyediakan total 33.039 kuota untuk masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa biaya transportasi. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 5.628 kuota pengiriman sepeda motor gratis lewat moda darat, kereta api, dan laut.
Pendaftaran telah dibuka sejak 1 Desember 2025 dan dilakukan secara daring melalui laman mudik.kemenhub.go.id.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya.
“Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Desember 2025. Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui pendaftaran di halaman website mudik.kemenhub.go.id. Kami harap kuotanya dapat diisi dengan maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Program untuk Mudik Aman, Nyaman, dan Terjangkau
Menurut Dudy, program mudik gratis merupakan instrumen penting pemerintah untuk mewujudkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau. Program ini juga dirancang untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, terutama sepeda motor yang sering menjadi penyumbang kecelakaan saat periode mudik.

Pada tahun ini, fasilitas mudik gratis terdiri dari:
- 70 bus pada 10 rute dari Jakarta menuju sejumlah kota di Jawa
- Layanan motor gratis kereta api untuk 5.568 sepeda motor dan 12.720 penumpang
- Angkutan laut gratis untuk 17.239 penumpang pada 55 rute
Rangkaian keberangkatan dan kepulangan mengikuti prediksi puncak pergerakan masyarakat. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 24 Desember 2025, sedangkan arus balik diprediksi memuncak pada 2 Januari 2026.
Evaluasi Nataru Sebelumnya: Mobilitas Tinggi, Kecelakaan Menurun
Dari evaluasi Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, tercatat 94,67 juta pergerakan masyarakat, dengan 17,18 juta penumpang angkutan umum. Sementara itu, angka kecelakaan mengalami penurunan signifikan, hampir 14 persen lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Dudy menekankan bahwa peralihan dari kendaraan pribadi—khususnya sepeda motor—ke angkutan umum mampu menekan risiko kecelakaan sekaligus mengurangi beban jalan.
“Kami ingin masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga di kampung tanpa harus mengambil risiko di jalan dengan menggunakan sepeda motor,” jelasnya.
Langkah Strategis Menghadapi Lonjakan Mobilitas
Selain menyediakan kuota mudik gratis, Kemenhub terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari operator bus, penyedia layanan kereta api, hingga otoritas pelabuhan. Tujuannya adalah memastikan arus mobilitas selama Nataru berjalan lancar, aman, dan terkendali.
Dengan tersedianya fasilitas mudik serta layanan pengiriman motor gratis, pemerintah berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih baik sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.
Program Mudik Gratis ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam menciptakan pengalaman mudik yang lebih aman dan menyenangkan bagi masyarakat.
