Bekasi, mata4com — Upaya mendekatkan pelayanan publik terlihat dalam pelaksanaan SIM keliling di Polsek Babelan, Rabu (29/4/2026), yang langsung dimanfaatkan warga sejak awal dibuka.
Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Babelan dan sekitarnya mulai berdatangan untuk melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan SIM C. Layanan yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB ini menghadirkan satu unit kendaraan SIM keliling yang dilengkapi fasilitas pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, serta layanan asuransi.
Proses pelayanan berlangsung tertib dengan tahapan yang jelas, mulai dari pendaftaran, verifikasi berkas, hingga pemeriksaan kesehatan dan psikologi sebelum proses perpanjangan SIM dilakukan. Petugas di lapangan juga aktif memberikan arahan kepada warga guna memastikan alur pelayanan berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan antrean.
Adapun rincian biaya yang dikenakan dalam layanan tersebut meliputi tes psikologi sebesar Rp100.000, pemeriksaan kesehatan Rp35.000, asuransi Rp50.000, serta biaya perpanjangan SIM sesuai ketentuan, yakni Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.
Kapolsek Babelan, Kompol Wito, menyampaikan bahwa layanan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM agar lebih dekat, cepat, dan efisien. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Babelan, Iptu Agus Ruhiyat, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem pelayanan yang lebih efisien dan ramah masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk membawa persyaratan lengkap, seperti KTP dan dokumen pendukung lainnya, guna mempercepat proses pelayanan.
Di sisi lain, warga yang mengikuti layanan mengaku terbantu dengan kehadiran SIM keliling di wilayah mereka. Bahrudin, salah satu warga, mengatakan bahwa informasi terkait layanan tersebut diperoleh melalui lingkungan RT dan RW.
“Kami dapat informasi dari kelurahan, lalu ke RW dan warga. Pelayanan cukup membantu, harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas,” katanya.
Kehadiran layanan SIM keliling ini dinilai memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya dalam menghemat waktu dan biaya transportasi. Dengan tingginya minat warga, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala dengan tetap mengedepankan transparansi dan kualitas pelayanan publik.
