Bekasi, Mata4com – Persaingan perebutan medali pada cabang olahraga (cabor) gulat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 berlangsung sengit. Hingga pertandingan Rabu (4/11/2026), sebanyak 10 medali emas telah diperebutkan dan diraih sejumlah kontingen.
Kota Bandung sementara tampil sebagai kontingen dengan perolehan emas terbanyak. Kota Kembang mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu, sekaligus menempatkannya di posisi teratas klasemen sementara cabor gulat.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Bandung dengan raihan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.
Sementara itu, tuan rumah Kota Bekasi berada di peringkat ketiga dengan koleksi satu medali emas, empat perak, dan dua perunggu.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Cabor Gulat Porprov XV Jawa Barat 2026, Muhammad Holil, mengatakan persaingan antarkontingen masih sangat terbuka karena pertandingan belum seluruhnya selesai.
“Untuk pertandingan dari hari Selasa sampai Rabu, sudah terdapat 10 medali emas yang diperebutkan dan diperoleh sejumlah kontingen,” kata Holil kepada Elshinta, Kamis (5/11/2026).
Holil menjelaskan, selain Bandung dan Bekasi, sejumlah daerah juga telah berhasil mengamankan medali emas.
Kabupaten Bandung Barat berada di posisi berikutnya dengan koleksi satu emas, dua perak, dan empat perunggu.
Kemudian Kota Cirebon mengantongi satu emas dan satu perak, sedangkan Kabupaten Cirebon memperoleh satu emas dan dua perunggu.
Adapun Kabupaten Garut telah mengoleksi satu medali perak. Sementara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta masing-masing mengantongi tiga dan dua medali perunggu.
Medali perunggu lainnya masing-masing diraih Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Majalengka, dan Kota Banjar.
Bekasi Masih Berpeluang Tambah Emas
Meski baru mengamankan satu medali emas, peluang Kota Bekasi untuk menambah koleksi emas masih terbuka lebar.
Holil menyebut masih terdapat 15 kelas pertandingan yang akan diperebutkan para pegulat dari berbagai kontingen.
“Hari ini masih ada 15 kelas lagi yang akan diperebutkan. Kemungkinan besar Kota Bekasi bisa menambah satu medali emas,” ujarnya.
Ia pun meminta dukungan masyarakat Kota Bekasi agar para atlet yang masih bertanding mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Bekasi agar atlet-atlet kami dapat meraih hasil maksimal,” sambungnya.
Persaingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Kota Bekasi untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Apalagi, kontingen tuan rumah datang dengan target besar, yakni enam medali emas.
Target Enam Emas Masih Diburu
Satu emas yang telah diraih saat ini menjadi modal penting bagi kontingen Kota Bekasi untuk mengejar target yang telah ditetapkan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Bekasi.
Dengan masih tersisanya pertandingan, para atlet dan jajaran pelatih masih memiliki kesempatan untuk mengejar tambahan emas sekaligus memperkecil jarak dengan kontingen yang berada di posisi teratas.
“Target emas kami dari Pengcab (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) adalah enam medali. Alhamdulillah, sampai saat ini baru memperoleh satu emas. Mudah-mudahan pada hari Sabtu kami bisa maksimal mencapai target tersebut,” pungkas Holil.
Dengan masih adanya 15 kelas yang diperebutkan, persaingan cabor gulat Porprov XV Jawa Barat 2026 dipastikan belum berakhir. Posisi klasemen masih sangat mungkin berubah hingga pertandingan terakhir.
Bagi Kota Bekasi, dua hari pertandingan tersisa menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa status sebagai tuan rumah bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga mampu diwujudkan dengan prestasi di atas matras.
