Jakarta, Mata4.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi mengumumkan pembukaan program magang bagi lulusan perguruan tinggi, yang akan dimulai pada tanggal 7 Oktober 2025. Program ini merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta membantu para fresh graduate memperoleh pengalaman kerja praktis dan meningkatkan kompetensi mereka sebelum memasuki pasar tenaga kerja secara penuh.
Menteri Ketenagakerjaan, Agus Santoso, menyampaikan bahwa program magang ini dirancang sebagai solusi strategis untuk mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat nasional maupun global.
“Kita memahami bahwa banyak lulusan perguruan tinggi mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kurangnya pengalaman kerja praktis. Program magang ini hadir sebagai jembatan agar mereka dapat memperoleh pengalaman, membangun jaringan profesional, dan mengasah kemampuan sesuai kebutuhan industri,” ujar Agus Santoso dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kemnaker, Jakarta, Rabu (2/10).
Rincian Program Magang dan Mekanisme Pendaftaran
Program magang Kemnaker ini menyediakan kesempatan magang di berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga perusahaan swasta yang telah menjalin kerja sama dengan kementerian. Peserta magang akan menjalani masa magang selama tiga hingga enam bulan dengan pendampingan dari mentor yang berpengalaman di bidangnya.
Selama program berlangsung, peserta tidak hanya bekerja langsung di lingkungan profesional, tetapi juga mengikuti pelatihan soft skills dan hard skills, termasuk pengembangan kemampuan komunikasi, manajemen waktu, serta pemanfaatan teknologi yang relevan dengan bidang kerja masing-masing.
Kemnaker juga menyediakan insentif berupa tunjangan untuk peserta magang agar dapat fokus dan termotivasi selama menjalani program tersebut. Insentif ini diberikan sebagai bentuk dukungan agar program dapat berjalan efektif dan bermanfaat maksimal.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui portal resmi Kemnaker mulai tanggal 7 Oktober hingga 31 Oktober 2025. Syarat utama peserta adalah lulusan perguruan tinggi dari berbagai jurusan dengan usia maksimal 27 tahun.
Dukungan dari Dunia Industri dan Pihak Terkait
Berbagai pihak dari sektor industri menyambut positif program magang ini. Direktur Sumber Daya Manusia PT Indotek, Rina Handayani, mengungkapkan bahwa program semacam ini sangat penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.
“Kami sangat mendukung program ini karena membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja muda yang sudah memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman praktis. Ini juga menjadi peluang bagi para lulusan untuk mendapatkan wawasan kerja yang nyata dan membangun karier mereka,” kata Rina.
Selain itu, sejumlah BUMN dan lembaga pemerintah juga telah menyiapkan tempat magang yang berkualitas, sehingga para peserta dapat menjalani pengalaman kerja yang bermutu dan relevan.
Harapan dan Target Pemerintah
Menteri Agus Santoso menegaskan bahwa program magang ini bukan hanya sebagai sarana belajar, tetapi juga merupakan langkah konkret untuk menekan angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi yang saat ini masih menjadi persoalan nasional.
“Kami berharap dengan pengalaman magang yang diperoleh, para lulusan dapat lebih siap bersaing di dunia kerja dan membuka peluang yang lebih luas untuk mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujar Agus.
Kemnaker juga akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan memberikan dampak positif bagi para peserta dan pihak industri.
Dampak Positif Program Magang terhadap Perekonomian dan SDM
Program magang yang terstruktur baik diharapkan akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia secara menyeluruh. Dengan meningkatnya kompetensi lulusan perguruan tinggi, diharapkan mereka mampu berkontribusi lebih signifikan dalam berbagai sektor perekonomian nasional.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem ketenagakerjaan dengan menciptakan tenaga kerja yang adaptif dan inovatif, sesuai dengan perkembangan teknologi dan dinamika pasar global.
Langkah Kemnaker dalam Mendukung Transformasi Digital dan Kesiapan Kerja
Sejalan dengan agenda transformasi digital nasional, Kemnaker menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi dalam program magang ini. Para peserta akan didorong untuk mengembangkan kemampuan digital yang menjadi kebutuhan utama di berbagai industri saat ini.
Hal ini juga sejalan dengan visi Kemnaker untuk menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi secara cepat dan tepat.
Penutup
Program magang Kemnaker yang akan dimulai pada 7 Oktober 2025 ini diharapkan menjadi jembatan penting bagi lulusan perguruan tinggi dalam memulai karier mereka. Dengan dukungan berbagai pihak, pengalaman magang yang diperoleh akan menjadi modal berharga bagi para peserta untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

