Jakarta, Mata4.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di yang mengundang sejumlah menteri dan pimpinan lembaga untuk membahas dua agenda utama: pengembangan becak listrik dan pelaksanaan program.
Agenda Rapat
Dalam pertemuan tersebut:
- Wakil Kepala sekaligus Presiden , , menyatakan bahwa salah satu bahasan utama adalah penggantian becak tradisional dengan becak bermotor listrik. “(Rapat) soal becak listrik ini, becak listrik,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana.
- Ia juga menyebut bahwa program MBG akan turut dibahas. Ia melaporkan bahwa jumlah unit “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi” (SPPG) yang terkait program MBG telah mencapai 14.320 unit hingga sore hari ini.
- Ketua rapat yaitu Presiden Prabowo, yang sebelumnya telah menyampaikan bahwa “semua becak di seluruh Indonesia harus pakai motor listrik”.
Makna dan Implikasi
Modernisasi transportasi tradisional: Agenda becak listrik menunjukkan upaya pemerintah mengubah moda transportasi tradisional dengan menitikberatkan pada ramah lingkungan dan efisiensi. Bila terealisasi, penarik becak tidak lagi mengayuh secara manual tetapi menggunakan motor listrik.

Tautan ke program gizi: Penyebutan program MBG dalam rapat ini memperlihatkan bahwa pemerintah ingin mengintegrasikan aspek transportasi rakyat ke dalam skema lebih luas yang menyentuh kesejahteraan dan konsumsi masyarakat. Namun belum jelas apakah becak listrik akan digunakan langsung sebagai bagian dari distribusi program MBG.
Tantangan pelaksanaan:
- Logistik dan pendanaan untuk mengganti seluruh becak dengan versi listrik merupakan tantangan besar.
- Pelatihan dan adaptasi bagi penarik becak agar terbiasa dengan sistem baru.
- Kejelasan regulasi: Presiden Prabowo disebut mengatakan bahwa pengemudi becak tidak boleh berusia di atas 70 tahun dalam skema baru.
- Keterkaitan antara moda baru dan program MBG perlu diperjelas agar tidak terjadi kebingungan dalam implementasi.
Pernyataan Resmi
“Ya ada MBG-lah,” demikian kata Nanik S. Deyang menanggapi pertanyaan wartawan mengenai bahasan rapat terkait program gizi.
Presiden Prabowo, dalam kesempatan sebelumnya, menyatakan: “Saya sudah siapkan nanti semua becak di seluruh Indonesia harus becak pakai motor listrik.”
Rapat terbatas yang digelar Presiden Prabowo pada 20 November 2025 menunjukkan langkah pemerintah yang mengombinasikan aspek sosial (transportasi tukang becak) dan aspek kesejahteraan publik (program gizi MBG). Meski demikian, detail teknis implementasi mulai dari skala, pendanaan, regulasi hingga dampak langsung pada penerima manfaat masih perlu diperjelas untuk memastikan efektivitas program.
