Bogor, Mata4.com — Tokoh pendidikan dan lingkungan hidup, Purbaya, mengenang masa kecilnya yang tumbuh di lingkungan Kampus IPB Bogor, yang menurutnya membentuk fondasi kuat bagi perjalanan hidup dan kariernya saat ini. Dalam wawancara eksklusif, Purbaya menceritakan berbagai pengalaman sehari-hari yang ia jalani sejak kecil, yang membentuk karakter, disiplin, dan rasa tanggung jawabnya hingga kini.
Rutinitas Sehari-hari yang Mendidik
Sejak usia dini, Purbaya terbiasa menempuh jarak hampir 2 kilometer setiap hari berjalan kaki untuk mencapai berbagai fasilitas pendidikan di kampus. Ia menyebut pengalaman ini bukan sekadar rutinitas fisik, tetapi juga pelajaran penting dalam menghargai waktu dan mengembangkan kemandirian.
“Berjalan kaki hampir 2 kilometer setiap hari membuat saya belajar menghargai waktu, disiplin, dan tanggung jawab. Hal-hal sederhana ini ternyata menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter saya,” ungkap Purbaya.
Lingkungan Kampus sebagai Sekolah Kehidupan
Menurut Purbaya, tinggal di lingkungan akademik memberikan pelajaran yang lebih luas dibanding sekadar pendidikan formal. Interaksi dengan mahasiswa, dosen, serta kegiatan kampus memberikan pengalaman sosial, budaya, dan akademik yang memperluas wawasan sejak usia dini.
“Lingkungan kampus itu seperti sekolah kehidupan. Saya belajar banyak dari orang-orang di sekitar saya, mulai dari kedisiplinan, rasa ingin tahu, hingga kemampuan menghadapi tantangan dan beradaptasi,” kata Purbaya.
Pengalaman Sosial dan Karakter yang Terbentuk
Selain kegiatan akademik, Purbaya juga sering terlibat dalam aktivitas sosial di sekitar kampus. Ia menyebut pengalaman ini mengajarkan pentingnya empati, kerja sama, dan kemampuan komunikasi. Aktivitas sederhana seperti membantu tetangga, mengikuti kegiatan lingkungan, atau berdiskusi dengan mahasiswa senior menjadi pengalaman berharga yang membentuk pandangan hidupnya.
“Setiap interaksi, sekecil apapun, memberikan pelajaran. Itu yang membuat saya merasa terbiasa menghadapi berbagai situasi dengan kepala dingin dan sikap positif,” tambahnya.
Fondasi untuk Karier dan Kontribusi Sosial
Pengalaman masa kecil yang dekat dengan kampus, kata Purbaya, menjadi landasan penting dalam perjalanan kariernya di bidang pendidikan dan lingkungan hidup. Kebiasaan disiplin, kemandirian, dan keterlibatan sosial membantunya menjadi sosok yang mampu beradaptasi dengan cepat, berpikir kritis, dan memimpin dengan bijaksana.
“Semua pengalaman itu membentuk saya menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan. Nilai-nilai sederhana dari masa kecil tetap saya pegang hingga sekarang,” ujarnya.
Inspirasi bagi Generasi Muda
Purbaya berharap kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama mereka yang tumbuh di lingkungan pendidikan. Baginya, pengalaman sehari-hari, ketekunan, dan interaksi dengan lingkungan sekitar dapat menjadi guru terbaik dalam membentuk karakter dan motivasi.
“Tidak perlu fasilitas mewah untuk belajar dan berkembang. Lingkungan sekitar, pengalaman sehari-hari, dan ketekunan itu yang paling berharga. Anak-anak muda bisa belajar banyak dari hal-hal sederhana,” tutup Purbaya.
Dengan pengalamannya sejak kecil di lingkungan IPB Bogor, Purbaya menunjukkan bahwa pendidikan formal dan pengalaman hidup sehari-hari dapat berjalan seiring, membentuk individu yang tangguh, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

