Bekasi, Mata4.com – Apple Inc. tengah memasuki masa transisi kepemimpinan terbesar dalam lebih dari satu dekade terakhir. Sejumlah eksekutif senior dikabarkan bersiap meninggalkan perusahaan, menandai babak baru dalam sejarah korporasi raksasa teknologi asal Cupertino ini.
Dilansir dari Macrumors, CEO Apple Tim Cook, yang akan berusia 65 tahun bulan depan, disebut telah mulai mempersiapkan generasi penerus di internal perusahaan.
Jeff Williams Siap Tinggalkan Apple
Chief Operating Officer (COO) Jeff Williams, yang selama ini dianggap sebagai calon kuat penerus Cook, disebut-sebut akan meninggalkan Apple pada akhir tahun 2025. Williams bahkan sudah menyerahkan sebagian besar tanggung jawab operasionalnya.
Baca Juga:
kopi sultan kafe di arab saudi rp11 juta
Kepergiannya menjadi perombakan besar pertama di jajaran pimpinan Apple sejak 2019, ketika Chief Design Officer Jony Ive dan Head of Retail Angela Ahrendts mundur dari perusahaan.
Menurut jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, langkah ini menjadi sinyal awal pergeseran besar dalam manajemen Apple. Banyak eksekutif telah menjabat posisi yang sama selama lebih dari satu dekade, sehingga rotasi kepemimpinan dianggap sebagai hal yang tak terelakkan.
John Ternus Muncul Sebagai Calon Kuat
Hengkangnya Williams membuat Apple kini tak lagi memiliki figur “orang nomor dua” yang jelas. Gurman menilai, Tim Cook berpotensi mengikuti jejak Jeff Bezos (Amazon), Bill Gates (Microsoft), atau Larry Ellison (Oracle) yang beralih peran menjadi chairman.

Nama yang kini mencuat sebagai calon kuat pengganti Cook adalah John Ternus, Wakil Presiden Senior bidang Rekayasa Perangkat Keras.
Ternus, 50 tahun, telah bergabung dengan Apple sejak 2001. Ia memimpin pengembangan produk utama seperti iPhone, iPad, dan Mac, serta dikenal sebagai sosok tenang yang berfokus pada efisiensi dan desain—karakteristik yang mirip dengan Tim Cook ketika menggantikan Steve Jobs pada 2011.
Wajah Baru Apple
Dalam beberapa tahun terakhir, tim hubungan masyarakat Apple mulai memusatkan perhatian pada Ternus. Ia kerap menjadi wajah publik perusahaan dalam peluncuran produk, termasuk saat memperkenalkan iPhone Air bulan lalu, serta tampil dalam berbagai wawancara dan kampanye pemasaran.
Profil Ternus dinilai tepat untuk membawa Apple ke fase berikutnya, terutama dalam menghadapi tantangan industri teknologi yang kian kompleks.
Fokus pada AI dan Realitas Campuran
Dewan direksi Apple disebut cenderung memilih pemimpin dengan latar belakang teknologis ketimbang dari sisi operasional atau penjualan. Pilihan ini sejalan dengan ambisi perusahaan mempercepat inovasi di bidang kecerdasan buatan (AI), realitas campuran (mixed reality), dan otomasi rumah pintar.
“Mereka yang dekat dengan perusahaan meyakini, tidak diragukan lagi bahwa John Ternus pada akhirnya akan menjadi CEO Apple,” tulis Gurman dalam laporannya.
