Bekasi, Mata4.com – Musisi Baskara Putra kembali mencatatkan prestasi membanggakan di panggung musik Indonesia. Dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025, ia berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus bersama dua proyek musiknya, .Feast dan Hindia. Pencapaian ini menegaskan posisi Baskara sebagai salah satu musisi paling produktif dan berpengaruh di generasinya.
Tiga penghargaan tersebut datang dari tiga kategori berbeda. Penghargaan pertama diraih Baskara bersama .Feast melalui kategori Album Rock Terbaik lewat album bertajuk Membangun & Menghancurkan. Dalam grup tersebut, Baskara berperan sebagai vokalis dan menjadi salah satu motor kreatif dalam proses produksi album.
Kategori kedua, Artis Solo Alternatif Terbaik, diraih Baskara melalui karya yang ia rilis sebagai Hindia dengan lagu Everything u Are. Masih dalam karya yang sama, penghargaan ketiga datang dari kategori Video Musik Terbaik yang digarap oleh sutradara Yogi Kusuma untuk lagu Everything u Are milik Hindia.
Baskara tidak menyembunyikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengharukan bagi dirinya dan orang-orang terdekatnya. “Happy tentunya. Senang sekali kalau karya saya diapresiasi. Kami dulu mimpi bisa menang AMI Awards, pelan-pelan kayak ada satu piala di rumah, ada dua piala di rumah. Terus kayak hari ini saja yang dibawa pulang itu sudah total tiga, menyenangkan aja rasanya,” ujarnya saat ditemui di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Meski demikian, Baskara menekankan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama dalam berkarya. Ia menganggap kemenangan itu sebagai bonus dari perjalanan panjang menciptakan musik bersama rekan-rekannya, baik di .Feast maupun Hindia. “Tentu, cuma kalau untuk saya ya ini bonus lah sebenarnya. Tentu semua orang happy diapresiasi. Cuma buat saya ya tujuannya untuk mengeluarkan apa yang ingin dirasakan aja, bukan kayak untuk menang,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan munculnya tekanan setelah meraih total enam penghargaan AMI hanya dalam dua tahun terakhir, Baskara menampik anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada tekanan apa pun yang menyertai proses kreatifnya. “Pressure sih enggak. Maksudnya terakhir juga mendapatkan piala dari AMI Awards di album kedua Hindia atau di single .Feast sebelumnya. Tujuan sih untuk menciptakan yang selama itu tidak ada tekanan atau apa pun. Buat saya, ini bonus lah apresiasi,” jelasnya.
Baskara juga mengungkapkan bahwa penghargaan AMI justru memiliki makna emosional bagi keluarganya. Ia menyebut piala-piala itu lebih memberikan kebahagiaan bagi orang tua dan keluarga besarnya dibanding dirinya sendiri. “Piala itu lebih ada dampak buat keluarga saya dibanding saya sebenarnya. Ini biar orang tua di rumah happy, biar keluarga besar happy. Kayak, oh ternyata anak kariernya di musik. Taruh sesuatu di ambalan di rumah, ditempel di tembok. Kalau untuk saya, ini bonus, itu apresiasi,” kata Baskara.
Dengan tiga piala tambahan tahun ini, Baskara Putra semakin mengukuhkan rekam jejaknya sebagai salah satu musisi paling berpengaruh di kancah musik Indonesia modern. Melalui berbagai proyek kreatifnya, ia terbukti mampu bertransformasi sekaligus menghadirkan karya yang konsisten diapresiasi publik dan kritikus.
