Jakarta, Mata4.com – Dalam upaya mendukung kelancaran proses produksi dan efisiensi industri, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta memberikan izin penambahan atau perubahan perlakuan tertentu kepada PT Voestalpine Bohler Welding Asia Pacific, perusahaan yang tergabung dalam Kawasan Berikat.
Pemberian izin dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Jakarta, Akhmad Rofiq, kepada perwakilan perusahaan di kantor Kanwil, Selasa (16/9/2025).
“Pemberian izin penambahan atau perubahan perlakuan tertentu ini bertujuan mendukung efisiensi dan kepatuhan administrasi, serta mendukung proses produksi yang lebih efisien,” ujar Akhmad Rofiq.
PT Voestalpine Bohler Welding Asia Pacific berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, dan telah berdiri sejak 1997. Perusahaan ini bergerak di bidang industri pendukung pengelasan dengan standar kualitas dunia, menghasilkan produk utama berupa stick electrodes dan solid wire menggunakan mesin modern. Saat ini, perusahaan mempekerjakan 116 tenaga kerja dan mampu memproduksi hingga sepuluh ribu ton produk per tahun.

Selain kapasitas produksi yang tinggi, perusahaan juga memiliki Regional R&D Center yang fokus pada riset dan pengembangan, memastikan kualitas produk tetap terjaga serta mampu bersaing di pasar global.
Keputusan pemberian izin ini dilakukan setelah perwakilan PT Voestalpine memaparkan proses bisnis dan kebutuhan operasionalnya kepada Kepala Kanwil Bea Cukai Jakarta sebagai salah satu syarat penerbitan izin. Izin perlakuan tertentu merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap industri di Kawasan Berikat, dengan tujuan:
- Menciptakan proses produksi yang berkelanjutan.
- Meningkatkan efisiensi logistik.
- Memberikan kemudahan administrasi tanpa mengesampingkan ketentuan hukum.
Langkah ini menegaskan komitmen Bea Cukai dalam menjalankan peran sebagai trade facilitator dan industrial assistance, sekaligus mendukung pertumbuhan industri nasional melalui kemudahan dan kepastian regulasi.
Dengan izin ini, PT Voestalpine diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas produksinya, menjaga kualitas produk, dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi dan industri manufaktur Indonesia, khususnya di Kawasan Berikat Cikarang.
