Jakarta, Mata4.com — Harga emas batangan di pasar domestik kembali menembus rekor tertinggi dalam sejarah. Kondisi ini menjadi perhatian sejumlah institusi keuangan, termasuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), yang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan mulai berinvestasi emas secara digital.
Melalui platform BYOND by BSI, bank syariah terbesar di Indonesia ini menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli emas mulai dari nominal Rp50.000, menjadikan instrumen investasi ini lebih inklusif dan terjangkau bagi seluruh kalangan, termasuk generasi muda dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Emas Sentuh Harga Tertinggi: Rp2.296.000 per Gram
Berdasarkan data pasar yang dirilis pada Rabu (8/10/2025), harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak menjadi Rp2.296.000 per gram. Angka ini menjadi harga tertinggi sepanjang sejarah perdagangan emas di Indonesia.
Kenaikan harga emas global dipicu oleh sejumlah faktor, antara lain:
- Ketidakpastian ekonomi global
- Gejolak geopolitik di beberapa kawasan
- Melemahnya nilai tukar dolar AS
- Kebijakan suku bunga bank sentral global yang cenderung dovish
Analis pasar menyebutkan, dalam situasi tidak menentu seperti saat ini, emas tetap menjadi instrumen safe haven, yaitu aset yang cenderung stabil dan diminati investor saat risiko pasar meningkat.
BSI Hadirkan Investasi Emas Syariah Melalui BYOND
Melihat tren positif harga emas dan tingginya minat masyarakat, BSI menawarkan solusi investasi digital berbasis emas melalui platform BYOND. Produk ini dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan syariah dan berinvestasi secara bertahap dengan modal ringan.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa melalui BYOND, nasabah dapat mulai membeli emas digital cukup dengan Rp50.000, setara dengan sekitar 0,02 gram emas, tergantung harga pasar saat itu.
“BSI ingin mendorong inklusi investasi emas syariah di Indonesia. Lewat BYOND, masyarakat bisa mulai berinvestasi dengan jumlah yang sangat terjangkau, dan seluruh prosesnya digital serta sesuai prinsip syariah,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Fitur Unggulan Platform BYOND
BSI menyiapkan sejumlah fitur pada aplikasi BYOND untuk memberikan pengalaman investasi yang nyaman dan aman bagi pengguna:
- Pembelian dan penjualan emas digital secara real time
- Buyback 24 jam dengan kurs transparan
- Cetak emas fisik sesuai kebutuhan (mulai 1 gram ke atas)
- Simulasi pertumbuhan investasi emas
- Tersedia pula layanan Cicil Emas BSI dan Gadai Emas BSI bagi nasabah yang ingin memiliki emas fisik atau memperoleh dana tunai dengan jaminan emas
Anggoro menyebut bahwa seluruh layanan tersebut dioperasikan sesuai prinsip syariah dan telah mendapatkan pengawasan dari Dewan Pengawas Syariah (DPS) serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pertumbuhan Bisnis Emas BSI
Investasi emas melalui platform digital BSI menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga kuartal III 2025, penjualan emas digital BSI tumbuh 240% secara tahunan (year-on-year). Hal ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi.
Produk Cicil Emas BSI juga mengalami peningkatan permintaan yang signifikan, terutama dari kalangan muda dan pelaku UMKM yang ingin melindungi nilai aset mereka dari inflasi.
“Dengan skema cicilan syariah yang fleksibel dan margin kompetitif, produk cicil emas kami menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin berinvestasi jangka menengah hingga panjang,” tambah Anggoro.
Pengamat: Emas Digital Perlu Diimbangi Edukasi dan Transparansi
Pengamat ekonomi syariah dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Fadhil Anwar, menyambut positif langkah BSI. Menurutnya, platform digital seperti BYOND dapat mempercepat penetrasi investasi syariah dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Namun ia juga menekankan pentingnya edukasi yang menyeluruh tentang:
- Risiko dan keuntungan investasi emas
- Perbedaan harga beli dan jual (spread)
- Biaya cetak dan administrasi
- Karakteristik investasi emas sebagai aset jangka menengah-panjang
“Emas bukan instrumen spekulatif. Maka penting bagi bank untuk menjelaskan kepada nasabah bahwa investasi ini perlu kesabaran dan pemahaman,” ujar Fadhil.
Menjawab Tantangan Inklusi Keuangan Syariah
Langkah BSI menghadirkan investasi emas mulai Rp50.000 juga menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan syariah. Menurut data OJK, masih banyak masyarakat Indonesia, khususnya di daerah, yang belum terjangkau layanan keuangan formal.
Dengan model digital seperti BYOND, investasi emas kini tidak lagi terbatas pada mereka yang memiliki modal besar atau tinggal di kota besar. Selama memiliki ponsel dan koneksi internet, masyarakat bisa mulai menyisihkan penghasilannya untuk membeli emas.
Penutup
Harga emas yang kembali mencetak rekor membuka peluang sekaligus tantangan dalam dunia investasi. Di tengah kondisi global yang fluktuatif, emas tetap menjadi aset yang dicari, dan kehadiran platform seperti BYOND by BSI menjadi jembatan agar investasi ini dapat diakses secara luas dan syariah-compliant.
Masyarakat diimbau untuk tetap cermat, memahami karakteristik produk, dan menjadikan emas sebagai bagian dari portofolio jangka menengah dan panjang — bukan semata sebagai spekulasi harga.

