Mojokerto, Mata4.com — Seorang pria bernama Aji, warga Mojokerto, dilaporkan melakukan pencabulan berulang kali terhadap beberapa perempuan dewasa yang merupakan tetangga dan teman di lingkungan tempat tinggalnya. Kasus ini baru terungkap setelah sejumlah korban berani melaporkan peristiwa yang menimpa mereka ke aparat kepolisian setempat.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan dari Kepolisian Resor Mojokerto, Aji diduga melakukan tindakan tidak senonoh sebanyak lima kali dalam rentang waktu beberapa bulan terakhir. Para korban yang semuanya berstatus perempuan dewasa atau emak-emak merasa takut dan tertekan sehingga baru berani melapor setelah mendapatkan dukungan dari keluarga dan warga sekitar.
“Pelaku memanfaatkan kedekatan dan kepercayaan terhadap tetangga. Kejadian ini tentu sangat memprihatinkan dan kami serius menerimanya,” ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Rudi Santoso.
Dugaan Gangguan Psikologis
Sumber medis yang bekerja sama dengan kepolisian menyebutkan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan psikologis yang dikenal dengan istilah Oedipus Complex . Kondisi ini merupakan salah satu gangguan emosional di mana seseorang memiliki konflik batin terhadap figur orang tua lawan jenis yang dapat berimplikasi pada perilaku menyimpang jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.
“Gangguan seperti ini perlu ditangani secara profesional agar pelaku dapat menerima pengobatan dan rehabilitasi, sekaligus mencegah terjadinya hal serupa di masa depan,” jelas seorang psikolog yang terlibat dalam pemeriksaan kasus ini.
Proses Hukum dan Pendampingan Korban
Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Aji saat ini telah diamankan dan menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk asesmen psikologis untuk mengetahui kondisi mentalnya secara mendalam.
Sementara itu, para korban mendapat pendampingan psikologis dari lembaga sosial dan psikolog profesional guna membantu mereka memulihkan kondisi mental dan emosional yang terganggu akibat peristiwa tersebut.
“Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan dukungan penuh bagi para korban agar mereka merasa aman dan mendapatkan keadilan,” tambah Kapolres.
Imbauan kepada Masyarakat
Kapolres Mojokerto juga mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi tindakan kekerasan seksual di lingkungan masing-masing. Selain itu, masyarakat diharapkan berperan aktif dalam memberikan informasi dan melaporkan kasus serupa agar segera ditangani oleh aparat yang berwenang.
“Kami mengajak warga untuk tidak ragu melapor jika mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan. Penanganan yang cepat dan tepat menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.
Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental
Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran dan perhatian terhadap kesehatan mental masyarakat. Gangguan psikologis yang tidak ditangani dengan baik dapat berakhir pada perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Para ahli jiwa kesehatan mendorong pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan pendidikan dan akses layanan psikologis sebagai upaya pencegahan serta penanganan dini gangguan mental di masyarakat.

