Tangerang Selatan, Mata4.com — Suasana pagi yang biasanya tenang di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, mendadak berubah mencekam setelah sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah gedung berlantai empat pada Kamis (9/10) sekitar pukul 08.30 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan memicu kebakaran besar yang mengundang perhatian warga hingga radius beberapa kilometer dari lokasi kejadian.
Gedung yang hancur diketahui merupakan bangunan komersial yang menampung beberapa unit usaha. Akibat ledakan, sebagian besar struktur gedung roboh. Material bangunan berserakan di sekitar lokasi, sementara api sempat membakar sebagian besar lantai atas sebelum berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran.
Evakuasi dan Penanganan Darurat
Beberapa menit setelah kejadian, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan tiba di lokasi bersama aparat kepolisian dan tim medis. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi bangunan yang tidak stabil dan kemungkinan masih ada korban yang terjebak di dalam reruntuhan.
“Kami telah menurunkan enam unit mobil pemadam dan lebih dari 30 personel untuk menangani kebakaran serta mengevakuasi korban. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan tidak ada lagi orang di dalam bangunan,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel, [Nama Pejabat], saat memberikan keterangan di lokasi.
Beberapa warga yang mengalami luka ringan telah mendapat pertolongan pertama di tempat, sementara yang mengalami luka lebih serius segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Hingga siang hari, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban jiwa atau luka berat, karena proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.
Suara Ledakan Mengejutkan Warga
Warga sekitar mengaku sangat terkejut dengan suara ledakan yang terdengar sangat keras, bahkan sampai memecahkan kaca-kaca bangunan di radius puluhan meter.
“Saya sedang menyapu halaman rumah, tiba-tiba terdengar dentuman seperti bom. Getarannya terasa sekali. Kami langsung keluar rumah, takut terjadi ledakan susulan,” ungkap Siti Nurhasanah (42), warga yang tinggal sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Beberapa kendaraan yang diparkir di dekat gedung juga mengalami kerusakan akibat tertimpa material bangunan yang runtuh. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat ditutup sementara untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan.
Penyebab Ledakan Masih Dalam Penyelidikan
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP [Nama Pejabat], menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab ledakan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan tim dari Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya telah dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Belum bisa dipastikan penyebab pasti ledakan. Dugaan awal memang mengarah ke kebocoran gas, tapi kami tidak ingin berspekulasi. Semua akan didasarkan pada hasil penyelidikan forensik dan keterangan saksi di lapangan,” jelas Kapolres saat konferensi pers.
Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial demi menghindari kepanikan dan kesalahpahaman.
Pemerintah Siapkan Posko dan Bantuan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah mendirikan posko darurat di sekitar lokasi untuk membantu warga yang terdampak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dinas Sosial dan BPBD Tangsel juga dikerahkan untuk mendata kebutuhan warga serta melakukan trauma healing bagi korban terdampak.
“Kami turut prihatin atas kejadian ini dan berkomitmen memberikan bantuan semaksimal mungkin. Saat ini, kami sedang mendata kerusakan dan dampak yang dialami warga,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, [Nama Pejabat], saat meninjau lokasi kejadian.
Imbauan untuk Tetap Tenang dan Waspada
Pemerintah daerah dan aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mendekati lokasi ledakan tanpa kepentingan yang jelas, dan menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada pihak berwenang.
Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi penting terkait kejadian ini diminta segera melapor ke posko informasi di sekitar lokasi.

