Jakarta, Mata4.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan penyerapan anggaran pemerintah berjalan tepat waktu dan optimal. Dalam rapat koordinasi pengelolaan keuangan negara yang berlangsung di Jakarta, Senin (9/9/2025), Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan menoleransi lambatnya realisasi belanja anggaran oleh sejumlah instansi. Untuk itu, ia siap turun langsung mendatangi instansi-instansi yang masih terlambat merealisasikan anggaran tahun ini.
Percepatan Realisasi Anggaran: Kunci Stimulus Ekonomi dan Pembangunan Nasional
Menkeu Purbaya menekankan bahwa percepatan penyerapan anggaran menjadi faktor krusial dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian. Realisasi anggaran pemerintah yang lancar akan mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan program sosial yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Anggaran negara adalah modal utama kita dalam membangun negeri. Jika penyerapan anggaran terlambat, maka dampaknya tidak hanya pada pembangunan yang tertunda, tetapi juga pada ekonomi yang menjadi lesu. Oleh sebab itu, kami akan melakukan langkah tegas agar tidak ada instansi yang lambat,” ujar Menkeu Purbaya.
Tantangan dan Hambatan dalam Penyerapan Anggaran
Dalam paparan rapat koordinasi tersebut, Menkeu Purbaya mengakui bahwa terdapat berbagai kendala yang menyebabkan lambatnya realisasi anggaran di sejumlah kementerian dan lembaga. Beberapa kendala utama yang diidentifikasi meliputi:
- Birokrasi yang rumit dan proses pengadaan barang/jasa yang memakan waktu lama
- Keterbatasan kapasitas sumber daya manusia yang menangani pengelolaan keuangan
- Koordinasi antar unit kerja yang belum optimal
- Perencanaan yang kurang matang sehingga terjadi revisi anggaran di tengah jalan
Untuk mengatasi hambatan tersebut, Kementerian Keuangan mendorong penerapan sistem digitalisasi pengelolaan anggaran yang memungkinkan monitoring real-time serta transparansi yang lebih baik.
Monitoring Intensif dan Evaluasi Berkala
Kementerian Keuangan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara intensif. Data realisasi anggaran dianalisis untuk memberikan gambaran jelas tentang instansi mana saja yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Kami telah menetapkan jadwal evaluasi berkala, termasuk laporan mingguan dan bulanan. Jika realisasi anggaran berada di bawah target, tim kami akan segera berkoordinasi dan melakukan pendampingan,” jelas Menkeu Purbaya.
Jika perlu, Menkeu juga akan melakukan kunjungan lapangan secara langsung untuk memastikan percepatan realisasi.
Dukungan dari Kementerian dan Lembaga Pemerintah
Sebagian besar kementerian dan lembaga menyambut baik langkah keras dari Kementerian Keuangan. Mereka menyatakan kesediaan untuk bekerja lebih efektif, meningkatkan koordinasi, dan memperbaiki proses internal guna mempercepat realisasi anggaran.
Salah satu pejabat kementerian yang hadir dalam rapat tersebut mengatakan, “Kami memahami pentingnya realisasi anggaran tepat waktu. Dengan adanya pendampingan dari Kemenkeu, kami yakin hambatan dapat diatasi dan program pemerintah bisa berjalan lancar.”
Program Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas SDM
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Kementerian Keuangan juga fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang bertugas mengelola anggaran di berbagai instansi. Program pelatihan dan workshop tentang pengelolaan keuangan negara, tata kelola anggaran, serta pemanfaatan teknologi informasi terus digelar secara berkala.
Dengan peningkatan kompetensi pegawai, diharapkan proses penganggaran dan pelaksanaan program dapat lebih efektif, efisien, dan bebas dari kesalahan administrasi yang sering menjadi penghambat.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Sektor Swasta
Selain koordinasi antar kementerian dan lembaga pusat, Kementerian Keuangan juga meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka mempercepat belanja pemerintah secara nasional. Kerja sama dengan sektor swasta juga ditingkatkan untuk memperlancar proses pengadaan barang dan jasa, serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Perekonomian
Percepatan realisasi anggaran diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan akses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Infrastruktur publik yang cepat terbangun juga akan menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat secara keseluruhan.
Selain itu, pemanfaatan anggaran yang tepat waktu dapat memberikan sinyal positif bagi investor domestik dan asing, sehingga meningkatkan kepercayaan dan mendorong investasi lebih lanjut.
Kesimpulan
Langkah tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mendatangi instansi yang lambat merealisasikan anggaran mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menjalankan pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan efektif. Dengan pengawasan intensif, peningkatan kapasitas SDM, serta sinergi yang lebih baik antar pemangku kepentingan, diharapkan target realisasi anggaran tahun 2025 dapat tercapai dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan nasional.

