Bekasi, Mata4.com — Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto, meminta para orangtua siswa untuk lebih aktif melakukan komunikasi dengan pihak sekolah, terutama terkait persoalan ijazah yang masih ditahan karena tunggakan pembayaran.
Murfati menegaskan bahwa sekolah-sekolah di Kota Bekasi pada dasarnya tetap mengedepankan musyawarah dan solusi bersama. Menurutnya, tanpa adanya penyampaian keluhan langsung dari orangtua, pihak sekolah akan kesulitan mengetahui kondisi sebenarnya.
“Saya yakin semua sekolah di Kota Bekasi masih mau bermusyawarah. Saya yakin pasti ada jalan keluar,” ujar Murfati di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (27/11/2025).
Meski begitu, keluhan soal ijazah yang ditahan masih banyak terdengar. Beberapa warga bahkan mengadu langsung kepada anggota dewan. Sejumlah orangtua mengaku sudah berusaha berkomunikasi dengan pihak sekolah, namun ijazah anak mereka belum juga dikeluarkan. Ada pula kasus seorang alumni yang sudah lulus empat tahun lalu dan terpaksa bekerja sebagai kernet bus karena ijazahnya belum diberikan.
Persoalan ini pun menjadi perhatian DPRD Kota Bekasi, yang mendorong agar sekolah mengutamakan penyelesaian secara humanis tanpa menghambat masa depan siswa.
