Jakarta, Mata4.com — Industri suplemen kesehatan lokal terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu produk yang mulai mencuri perhatian adalah Nutrigamat, jeli gamat berbahan Tripang Emas yang dikembangkan dengan pendekatan bioteknologi modern. Produk ini akan diperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat pada ajang Muslim LifeFair 2025 di JCC Senayan, 5–7 Desember mendatang.
Inovasi Bioteknologi di Balik Nutrigamat
Siti chaironi, selaku Direktur Nutri GamatKeikutsertaan Nutrigamat dalam pameran tersebut bukan hanya upaya memperluas pasar, tetapi juga bagian dari edukasi publik mengenai potensi biota laut Indonesia untuk kesehatan modern. Tripang Emas dikenal sebagai komoditas bernilai tinggi karena kandungan protein dan kolagennya yang melimpah. Melalui riset para peneliti lokal, bahan tradisional ini mendapatkan sentuhan teknologi ekstraksi masa kini.
Salah satu teknologi penting yang diusung adalah metode “Ekstraksi Teripang Beku pada Kondisi Vakum Menggunakan Multiple Protease”, sistem yang dirancang untuk menjaga stabilitas nutrisi tanpa merusak kandungan alami gamat. Metode ini telah memperoleh Hak Cipta, menandai hadirnya inovasi ilmiah yang jarang muncul dalam produk sejenis.
“Proses produksi Nutrigamat dilakukan di fasilitas bersertifikat nasional dan melibatkan ahli bioteknologi serta nutraseutikal. Produk ini juga telah terdaftar resmi di BPOM RI, memperkuat aspek keamanan dan legalitasny,” ungkap Siti, di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Fokus pada Kesehatan Lambung dan Regenerasi Sel
Dikatakan, tengah meningkatnya keluhan terkait kesehatan lambung akibat pola makan cepat, stres, dan aktivitas padat, masyarakat semakin mencari alternatif alami untuk menjaga keseimbangan tubuh. Nutrigamat hadir sebagai suplemen pendukung, bukan obat yang menawarkan manfaat dari kandungan protein dan kolagen Tripang Emas untuk membantu menjaga kesehatan lambung serta mendukung proses regenerasi sel.
Ruang Edukasi di Muslim LifeFair 2025
Siti menambahkan, Nutrigamat menyiapkan ruang interaksi bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih dalam proses pengembangan jeli gamat ini. Di ruang Muslim LifeFair 2025, riset dan pengembang akan hadir untuk menjelaskan teknologi ekstraksi, keunggulan dibandingkan produk gamat konvensional, hingga peran nutrisi alami dalam mendukung fungsi tubuh.
“Pameran besar seperti Muslim LifeFair dipandang sebagai momentum penting bagi produk lokal untuk memperluas jangkauan publik sekaligus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat,” tuturnya.
Simbol Kebangkitan Produk Lokal Berbasis Riset
Menurutnya, kehadiran Nutrigamat di pameran ini mencerminkan tren baru dalam industri kesehatan Indonesia: penggabungan warisan laut Nusantara dengan pendekatan ilmiah modern. Di tengah pasar suplemen yang dipenuhi klaim instan, Nutrigamat menonjol dengan pijakan riset dan proses produksi terukur.
“Bagi sejumlah pengamat, langkah ini menjadi contoh bagaimana brand lokal dapat meningkatkan nilai tambah melalui inovasi ilmiah dan standar produksi yang lebih tinggi,” tukas Siti.
