Bekasi, Mata4.com – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) menggelontorkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk program pasar murah subsidi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-29 Kota Bekasi.
Program ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Maret 2026, dan tersebar di 12 kecamatan se-Kota Bekasi. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Bekasi dan Perum Bulog.
Kepala Disdagperin Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, mengatakan total paket sembako yang disiapkan dalam program ini mencapai 19.417 paket.
“Total paket yang disediakan sebanyak 19.417 paket, dengan anggaran Rp1 miliar,” ujar Ika Indah Yarti kepada Mata4.com, Selasa (3/3).
Tiga Kecamatan Digelar Hari Ini
Pada hari Selasa (3/3), pasar murah digelar di tiga kecamatan, yakni Rawalumbu, Bekasi Timur, dan Bekasi Selatan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Bekasi Barat, Medan Satria, dan Bekasi Utara.
Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang momentum hari besar daerah.
Paket Sembako Disubsidi Rp51.500
Setiap paket sembako yang dijual dalam pasar murah ini berisi:
5 kilogram beras
1 kilogram gula pasir
1 liter minyak goreng
1 kilogram tepung terigu
Harga normal paket tersebut sebesar Rp121.500. Namun, masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp70.000 per paket.
Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp51.500 per paket yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi.
Ringankan Beban Warga
Melalui program ini, Pemkot Bekasi berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
Selain itu, kegiatan pasar murah subsidi ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-29 Kota Bekasi, sekaligus wujud kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.






