Bekasi, Mata4.com – Pemerintah Kota Bekasi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mendorong agar Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) tidak hanya berfokus pada pembinaan tilawah dan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga mengembangkan program pendidikan dasar Tahfiz Qur’an.
Dorongan tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesra, Agus Harfa, saat ditemui di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (27/2). Ia menilai keberadaan Rumah Tahfiz yang telah dibangun pemerintah harus dimaksimalkan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan Al-Qur’an bagi masyarakat.
Menurut Agus, Rumah Tahfiz yang berlokasi di Kampung Sepatan, RT 01 RW 02, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, merupakan fasilitas bersama yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran Al-Qur’an.
“Kunci dipegang LPTQ, namun siapapun yang ingin menggunakan gedung itu tentu bisa. Namun LPTQ bertanggung jawab atas pendataan dan dibuatkan jadwal agar semua bisa terakomodir,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, selama ini LPTQ dikenal luas sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) serta pembinaan qari dan qariah, hafiz dan hafizah, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Peran tersebut dinilai strategis dalam memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Namun demikian, Pemkot Bekasi berharap LPTQ juga mengambil peran lebih luas dengan menjadikan pendidikan dasar Tahfiz sebagai salah satu program prioritas di Rumah Tahfiz tersebut.
“Kesra mendorong LPTQ juga menjadikan Rumah Tahfiz sebagai bagian dari programnya. Karena rencananya begitu, LPTQ juga terlibat mengajarkan pendidikan Al-Qur’an bagi pemula,” imbuhnya.
Dengan adanya program pendidikan Tahfiz dasar, diharapkan Rumah Tahfiz tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik, tetapi benar-benar hidup dengan aktivitas rutin yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Selain itu, Pemkot Bekasi juga menegaskan bahwa bangunan tersebut merupakan aset bersama dan tidak dimiliki oleh pribadi atau kelompok tertentu. Pengelolaan yang terorganisir di bawah koordinasi LPTQ diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program sekaligus memastikan perawatan gedung berjalan optimal.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap syiar dan pendidikan Al-Qur’an semakin berkembang, serta melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan melantunkan ayat suci, tetapi juga menghafal dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
