Bandung, Mata4.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara sidang senat terbuka wisuda 521 sarjana Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) yang digelar di Trans Convention Centre, Bandung, Jawa Barat.
Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WIB dengan mengenakan jas abu-abu, celana hitam, dan kopiah. Kehadirannya disambut meriah oleh civitas akademika UKRI serta para tamu undangan yang memenuhi ruang acara.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Wakil Ketua DPR yang juga Rektor UKRI, Sufmi Dasco Ahmad. Hadir pula tokoh lain seperti Raffi Ahmad, Stella Christie, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

UKRI Naik Akreditasi: “Baik Sekali”
Dalam sambutannya, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan capaian penting kampus yang berhasil meningkatkan akreditasi institusi dari predikat “Baik” menjadi “Baik Sekali” per 25 Maret 2025, berdasarkan SK BAN-PT No. 2.102/BAN-PT/03.05/2025.
“Peningkatan ini adalah buah dari sinergi kolektif seluruh ekosistem kampus—dosen, staf, mahasiswa, dan mitra eksternal,” ungkap Dasco.
Ia menambahkan bahwa selama lima tahun terakhir, jumlah mahasiswa UKRI meningkat signifikan dari 1.764 menjadi 4.232 orang, menunjukkan kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap institusi tersebut.
Baca Juga:
20 keuntungan kopdes masuk apbdes
Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan
Kehadiran Presiden dalam kegiatan akademik ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Momen ini juga menjadi simbol sinergi antara negara dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi muda berkualitas.
Meski tidak memberikan pidato resmi, kehadiran Presiden di tengah-tengah wisudawan dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia pendidikan dan dorongan moral bagi lulusan untuk terus berkontribusi bagi bangsa.
