Jakarta, Mata4.com — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Pramono, mengonfirmasi bahwa layanan transportasi umum di ibu kota saat ini telah kembali beroperasi secara normal setelah sempat mengalami gangguan beberapa hari terakhir akibat unjuk rasa yang terjadi di sejumlah titik strategis Jakarta. Pemulihan layanan ini menjadi kunci untuk memastikan kelancaran mobilitas warga dan aktivitas ekonomi ibu kota.
Gangguan tersebut sebelumnya berdampak pada beberapa moda transportasi utama seperti TransJakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), dan KRL Commuter Line yang mengalami penutupan sementara di beberapa stasiun dan halte. Hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para penumpang dan berpotensi mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Upaya Cepat dan Koordinasi Intensif
Menanggapi gangguan ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama aparat keamanan dan operator transportasi langsung melakukan koordinasi dan tindakan cepat untuk mengatasi kendala yang terjadi. Tim gabungan melakukan pengecekan kondisi fasilitas transportasi, membersihkan halte dan stasiun, serta mengatur ulang jadwal operasional sesuai dengan situasi terkini.
Pramono menjelaskan bahwa kerja sama antara berbagai pihak sangat penting untuk mempercepat pemulihan layanan, sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan moda transportasi umum dengan nyaman dan aman.
“Pemulihan layanan transportasi umum ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Dinas Perhubungan, aparat keamanan, dan operator. Kami berkomitmen menjaga layanan ini agar dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna,” ujar Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Senin (1/9/2025).
Peningkatan Pengamanan dan Pengawasan
Seiring dengan normalisasi layanan, pengamanan di lokasi-lokasi strategis tetap ditingkatkan. Aparat kepolisian bersama petugas keamanan transportasi melakukan patroli rutin untuk mencegah potensi gangguan dan menjaga ketertiban.
Pramono menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan fasilitas umum.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan fasilitas transportasi publik. Jangan sampai fasilitas umum dirusak karena akan merugikan banyak pihak,” tambahnya.
Dampak Positif Kembalinya Layanan Transportasi
Kembalinya layanan transportasi yang normal memberikan angin segar bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Jakarta. Para pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang selama ini bergantung pada transportasi publik kini dapat kembali beraktivitas tanpa hambatan.
Salah satu pengguna TransJakarta, Rina (28), mengaku lega dengan pemulihan layanan ini.
“Selama beberapa hari kemarin, saya kesulitan ke kantor karena halte tutup. Sekarang sudah bisa kembali normal, jadi aktivitas saya lancar kembali,” katanya.
Imbauan kepada Masyarakat
Dinas Perhubungan juga mengimbau agar masyarakat menggunakan transportasi umum secara tertib dan bertanggung jawab. Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan yang merugikan fasilitas umum.
Kerusakan fasilitas transportasi tidak hanya berdampak pada kerugian materi, tetapi juga menghambat pelayanan dan kenyamanan pengguna lain.
Penutup
Normalisasi layanan transportasi umum di Jakarta menjadi langkah strategis dalam mengembalikan situasi ibu kota ke kondisi yang kondusif setelah beberapa hari terjadi gangguan akibat unjuk rasa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan demi mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, operator transportasi, dan masyarakat, diharapkan pelayanan transportasi umum dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan.

