Jakarta, Mata4.com – Muhammad Bobby Afif Nasution atau yang lebih dikenal dengan Bobby Nasution adalah seorang pengusaha sekaligus politikus yang kini menjabat sebagai Gubernur Sumatra Utara sejak 20 Februari 2025. Namanya semakin dikenal publik karena merupakan menantu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, suami dari Kahiyang Ayu.
Biodata Singkat
- Nama lengkap: Muhammad Bobby Afif Nasution
- Tempat, tanggal lahir: Medan, 5 Juli 1991
- Zodiak: Cancer
- Agama: Islam
- Orang tua: Erwin Nasution dan Ade Hanifah Siregar
- Pasangan: Kahiyang Ayu
- Anak: Sedah Mirah Nasution, Panembahan Al Nahyan Nasution, Panembahan Al Saud Nasution
- Pendidikan: Institut Pertanian Bogor (IPB), jurusan Agribisnis
- Akun media sosial: @bobbynst (Instagram)
Bobby merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya, Erwin Nasution, pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara IV (Persero). Karena pekerjaan sang ayah, masa kecil Bobby dihabiskan berpindah-pindah kota — mulai dari Pontianak, Bandar Lampung, hingga akhirnya kuliah di Bogor.
Awal Pertemuan dengan Kahiyang Ayu
Saat menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor, Bobby berkenalan dengan Kahiyang Ayu, putri kedua Presiden Joko Widodo. Hubungan keduanya berlanjut hingga ke jenjang pernikahan pada November 2017.
Pernikahan mereka diselenggarakan di Surakarta dan menjadi salah satu acara besar yang dihadiri ribuan tamu, termasuk tokoh nasional dan publik figur. Dari pernikahan itu, pasangan ini dikaruniai tiga anak.
Perjalanan Karier dan Bisnis
Sebelum terjun ke dunia politik, Bobby dikenal sebagai pengusaha muda di sektor properti. Ia sempat menjalankan bisnis jual-beli rumah bekas dan terlibat dalam proyek pembangunan apartemen Malioboro City di Yogyakarta.
Bobby juga pernah menjabat sebagai Direktur Marketing Takke Group pada tahun 2016, sembari melanjutkan pendidikan S2 di IPB. Selain bisnis properti, ia sempat menjadi manajer tim sepak bola Medan Jaya pada 2014.
Karier Politik
Langkah politik Bobby dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan berpasangan dengan Aulia Rachman dari Partai Gerindra. Pasangan ini berhasil menang dengan 54,5% suara dan resmi menjabat pada tahun 2021.
Namun, menjelang Pemilihan Presiden 2024, Bobby dipecat dari PDIP karena dinilai melanggar disiplin partai. Setelah itu, ia bergabung dengan Partai Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Di bawah partai barunya, Bobby maju sebagai Calon Gubernur Sumatra Utara berpasangan dengan Surya. Dalam pemilihan, pasangan Bobby–Surya meraih 3.645.611 suara, dan akhirnya dilantik pada 20 Februari 2025.
Kasus Dugaan Lelang e-Katalog
Pada 26 Juni 2025, nama Bobby Nasution disebut dalam dugaan pengaturan pemenang lelang proyek melalui sistem e-katalog di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatra Utara.
Kasus tersebut menyeret Topan Obaja Putra, Kepala Dinas PUPR, yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hasil penelusuran Indonesian Corruption Watch (ICW) menunjukkan Bobby sempat meninjau proyek jalan yang menjadi bagian dari pengadaan tersebut.

Meski demikian, hingga kini Bobby tidak ditetapkan sebagai tersangka. ICW meminta KPK untuk memanggilnya agar memberikan klarifikasi dan menjelaskan perannya dalam kasus itu.
“Sebagai gubernur, Bobby seharusnya memiliki kewajiban moral untuk melaporkan praktik korupsi di wilayahnya,” tulis laporan ICW.
Laporan Harta Kekayaan
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2024, Bobby Nasution melaporkan total kekayaan sebesar Rp57.842.306.462.
Berikut rincian kekayaannya:
- Tanah dan bangunan: Rp40,37 miliar
- Alat transportasi dan mesin: Rp1,17 miliar
- Toyota Kijang Innova (2018) – Rp280 juta
- Honda Accord (2020) – Rp580 juta
- Mitsubishi Lancer (2008) – Rp160 juta
- Suzuki ST100 (1996) – Rp15 juta
- Nissan Juke (2012) – Rp120 juta
- Yamaha Mio (2008) – Rp15 juta
- Surat berharga: Rp10,5 miliar
- Kas dan setara kas: Rp6,74 miliar
- Hutang: Rp950 juta
Sebagian besar aset tanah dan bangunan milik Bobby tersebar di Jakarta Selatan, Medan, Deli Serdang, dan Surakarta.
Sebagai gubernur termuda di Indonesia saat ini, Bobby Nasution membawa citra generasi baru dalam politik daerah. Meski diwarnai berbagai kontroversi, kariernya menunjukkan kombinasi antara pengalaman bisnis, kedekatan politik, dan peran publik yang kuat.
Masyarakat kini menanti bagaimana ia menjalankan kepemimpinannya di Sumatra Utara — sekaligus menjaga integritas di tengah sorotan publik yang semakin tajam.
