Jakarta, Mata4.com— Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai evaluasi satu tahun kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Dalam hasil survei tersebut, dua menteri kabinet dinilai memiliki tingkat kepuasan publik tertinggi, yaitu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menjelaskan bahwa survei dilakukan untuk mengukur persepsi publik terhadap kinerja kabinet dalam menjalankan program prioritas nasional. Dari hasil yang dirilis, Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan apresiasi tertinggi berkat kemampuannya menjaga stabilitas fiskal dan memperkuat kebijakan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
“Purbaya dinilai publik berhasil menjaga kepercayaan terhadap kebijakan ekonomi pemerintah dan memastikan arah pembangunan tetap pada jalur yang stabil,” ujar Hanta dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (19/10).

Sementara itu, Nasaruddin Umar menempati posisi kedua dengan tingkat kepuasan yang juga tinggi. Ia diapresiasi atas keberhasilannya memperkuat program moderasi beragama dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan, termasuk digitalisasi layanan haji dan umrah.
Hanta menambahkan, hasil survei ini menggambarkan bahwa publik mulai menilai positif kerja nyata sebagian besar menteri dalam satu tahun pertama masa pemerintahan. “Beberapa kementerian yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan sosial-keagamaan, umumnya mendapatkan penilaian yang lebih tinggi,” jelasnya.
Survei Poltracking Indonesia ini dilakukan pada 5–12 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil lengkap survei menunjukkan bahwa secara umum, mayoritas publik menilai kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran berada dalam kategori baik. Temuan ini sekaligus menjadi indikator positif menjelang tahun kedua pemerintahan, dengan harapan agar para menteri dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja mereka ke depan.
