Bekasi, Mata4.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional UKM IKM Nusantara 2025 menjadi momentum strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM). Acara yang berlangsung di Jakarta ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong sektor produktif nasional agar semakin berdaya saing.
Ketua Umum UKM IKM Nusantara, Hj. Chandra Manggih Rahayu, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menghadirkan perubahan nyata bagi pelaku usaha di berbagai daerah. Menurutnya, UKM dan IKM merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat, sehingga diperlukan sinergi yang kuat dan berkelanjutan.
“UKM/IKM adalah garda terdepan dalam menciptakan penguatan ekonomi rakyat. Karena itu, dibutuhkan sinergi berkelanjutan antara organisasi, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pelaku usaha dapat terus tumbuh dan berinovasi,” ujar Chandra, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri berbagai pihak, mulai dari pelaku UKM/IKM, asosiasi industri, hingga perwakilan pemerintah pusat dan daerah. Fokus utama Rakernas adalah memaparkan kebijakan dan program strategis pemerintah yang dirancang untuk mengakselerasi pertumbuhan sektor UMKM, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Sejumlah program unggulan pemerintah turut diperkenalkan kepada peserta, antara lain:
- Pembiayaan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan akses yang lebih mudah bagi pelaku usaha kecil
- Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang membuka peluang UKM/IKM menjadi pemasok kebutuhan pemerintah dan industri besar
- Pelatihan transformasi digital, peningkatan kualitas produk, pendampingan standardisasi dan sertifikasi
- Kemitraan strategis bersama BUMN dan perusahaan swasta untuk membuka akses pasar nasional maupun ekspor
Melalui forum terbuka, para peserta berkesempatan menyampaikan tantangan yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari pembiayaan, peningkatan kualitas, pemasaran digital, hingga akses bahan baku dan logistik. Diskusi ini juga menjadi sarana kolaborasi langsung antara pelaku usaha, lembaga pembiayaan, pemerintah, dan sektor industri.
Chandra berharap Rakernas dan seminar ini tidak hanya menjadi ajang tahunan, melainkan melahirkan langkah konkret yang mampu mempercepat transformasi UKM/IKM agar naik kelas dan mampu bersaing, baik di pasar nasional maupun global.
“Dengan semangat kebersamaan tersebut, Rakernas dan Seminar Nasional UKM IKM Nusantara 2025 diharapkan mampu melahirkan langkah konkret dalam mendorong kemajuan UKM/IKM sebagai motor utama pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.
