Jakarta, Mata4.com – Gelombang desakan agar banjir dan longsor yang melanda Aceh hingga wilayah Sumatera lainnya ditetapkan sebagai bencana darurat nasional semakin menguat. Namun DPR menegaskan tidak akan ikut campur dalam penentuan status tersebut. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, memastikan bahwa penetapan bencana nasional sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Ya, terkait status bencana nasional saya tidak ingin berpolemik ya. Ini kan kaitannya dengan status. Status bencana nasional itu dalam bentuk Keppres,” ujar Alex kepada wartawan, Selasa (2/12/2025). Ia menilai pemerintah sudah bergerak cepat merespons situasi dengan menurunkan jajaran kementerian dan lembaga ke daerah terdampak.
Alex menekankan bahwa DPR memilih fokus pada pengawasan penanganan darurat, bukan pada polemik status bencana. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah memastikan warga terdampak segera mendapat bantuan dan proses evakuasi berjalan efektif. “Soal status, itu wilayah eksekutif, bukan wilayah kami di DPR,” tegasnya.

Desakan serupa juga ditanggapi Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Ia menegaskan bahwa keputusan menetapkan suatu peristiwa sebagai bencana nasional berada sepenuhnya di tangan Presiden Prabowo Subianto. “Penetapan bencana nasional sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden melalui keputusan Presiden,” kata Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).
Muzani menjelaskan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah berkoordinasi intensif untuk menangani bencana. Menurutnya, seluruh langkah lanjutan akan bergantung pada keputusan Presiden. “Saya kira ini hari ke berapa sudah bisa ditangani, tapi semua itu akan bergantung kepada keputusan Presiden,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo saat ini tengah berada di wilayah terdampak untuk memantau kondisi langsung di lapangan. “Saya lihat Presiden hari ini sedang berada di Sumatera Utara dan jam ini sedang ada di Aceh. Beliau pasti lihat langsung keadaan ini. Mudah-mudahan semuanya bisa segera ditangani,” tutup Muzani.
