Bekasi, Mata4com — Pembangunan pengecoran jalan lingkungan di RT 09/RW 04, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, disambut antusias warga. Infrastruktur yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki, sehingga meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Proyek tersebut direalisasikan pada Sabtu (2/5/2026).
Perbaikan jalan ini merupakan hasil aspirasi warga yang diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Ahmadi Madong atau yang akrab disapa Madonk. Realisasi tersebut menjadi bukti konkret perhatian wakil rakyat terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tingkat lingkungan.
Madonk menyampaikan, kebahagiaan terbesar sebagai anggota dewan adalah ketika aspirasi masyarakat dapat terealisasi dengan tepat sasaran.
“Saya senang karena masyarakat merasa terbantu dan turut menjaga hasil pembangunan ini. Semoga APBD 2026 dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pembangunan. Menurutnya, kepuasan warga merupakan indikator utama dari kinerja seorang wakil rakyat.
Ahmadi Madong diketahui menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2024–2029 dan bertugas di Komisi IV. Ia dikenal aktif menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dalam sektor pembangunan dan pelayanan publik.
Warga setempat berharap pembangunan ini dapat mendorong peningkatan kualitas lingkungan, sekaligus memperlancar mobilitas serta aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.
Ketua RT 09, Wahyu Gumarto, mengaku bersyukur atas kondisi jalan yang kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Alhamdulillah sekarang jalan sudah bagus, warga jadi lebih nyaman beraktivitas. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan realisasi dari aspirasi ini,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua RW 04, Muanis. Ia mengapresiasi respons cepat terhadap kebutuhan warga dan berharap program serupa terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pembangunan ini. Semoga ke depan semakin banyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Ibrahim, menilai pembangunan jalan lingkungan tersebut memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga serta memperkuat aktivitas sosial di lingkungan.
