Bekasi, Mata4com – Pemerintah Kota Bekasi resmi memulai rangkaian Kompetisi Inovasi melalui agenda kick off yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kelompok masyarakat (pokmas), Rabu (29/4). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong lahirnya solusi kreatif berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bekasi, Dicky Irawan, menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang untuk memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah agar lebih terarah, berbasis riset, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
“Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong OPD dan masyarakat untuk tidak hanya menjalankan program, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berdampak langsung,” ujarnya.
Agenda kick off diisi dengan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari sambutan para pemangku kebijakan, pemaparan teknis terkait ketentuan dan mekanisme lomba, hingga bimbingan teknis (bimtek) bagi calon peserta. Pembekalan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas peserta dalam merancang inovasi yang sederhana, tepat guna, dan aplikatif.
Tidak hanya menyasar OPD sebagai pelaksana kebijakan, kompetisi ini juga membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat. Kelompok masyarakat didorong untuk turut berperan aktif menciptakan solusi berbasis teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan lingkungan masing-masing.
Menurut Dicky, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai elemen, diharapkan ide-ide yang lahir tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata.
“Pendekatan inovasi harus membumi, mudah diterapkan, dan memberikan manfaat langsung bagi warga,” katanya.
Program ini juga sejalan dengan visi Wali Kota Bekasi dalam mewujudkan kota yang nyaman, maju, dan berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inovasi dinilai menjadi elemen penting dalam menjawab tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks.
Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan penguatan pada tiga aspek utama, yakni perencanaan (planning), riset (research), dan pengembangan inovasi (innovation development). Ketiga pilar tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi kebijakan yang adaptif, berbasis data, serta berorientasi pada hasil.
Melalui kick off ini, Pemerintah Kota Bekasi optimistis akan lahir berbagai gagasan kreatif dari OPD maupun masyarakat yang dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.
