Bekasi, Mata4com — Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi (Bapenda) mulai memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) sebagai sarana sosialisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta layanan Samsat. Kegiatan perdana digelar di depan Gedung Mal Pelayanan Publik, Minggu (10/5).
Kepala Bapenda Kota Bekasi, Solihin, mengatakan program ini merupakan langkah proaktif pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran pajak masyarakat sekaligus mendekatkan layanan publik.
“Mulai hari ini kami lakukan secara rutin. Akan dievaluasi setiap Senin, dan jika efektif akan terus digelar setiap Minggu,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan canvasing dengan berkeliling area CFD sambil berinteraksi langsung dengan warga. Selain edukasi, masyarakat juga diperkenalkan kemudahan pembayaran PBB melalui aplikasi Sipatris.

Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Hendrik, menambahkan pihaknya turut menyosialisasikan kebijakan relaksasi pajak. Program tersebut memberikan diskon hingga 87 persen untuk tunggakan PBB tahun 2020 ke bawah, dengan syarat wajib pajak tetap melunasi kewajiban tahun 2021 hingga tahun berjalan.
“Kami terus menyuarakan program ini agar dimanfaatkan masyarakat. Targetnya masa relaksasi diperpanjang hingga 31 Mei,” jelasnya.
Selain PBB sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Samsat juga dihadirkan di lokasi yang sama.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Sejumlah masyarakat bahkan langsung melakukan pembayaran di tempat setelah mendapatkan penjelasan dari petugas.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, seluruh pegawai bidang pendapatan daerah turut diterjunkan meski berlangsung pada hari libur.
“Kami ingin memastikan pelayanan tetap optimal, sehingga seluruh jajaran ikut turun langsung ke lapangan,” tambah Solihin.
Pemerintah Kota Bekasi berharap pendekatan langsung melalui CFD mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
