Bekasi, Mata4com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jatiasih terus menunjukkan geliat politik yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Roberd AB Selan, DPC PSI Jatiasih berhasil membentuk kepengurusan hingga ke seluruh ranting kelurahan di wilayah Kecamatan Jatiasih.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif seluruh jajaran pengurus, khususnya Ketua OKK, Niko Demus Parniyotan, yang konsisten melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui kegiatan blusukan di berbagai wilayah.
Dalam menjalankan strategi organisasi, DPC PSI Jatiasih mengedepankan pendekatan personal serta memperkenalkan identitas baru partai dengan semangat perubahan melalui logo terbaru PSI.
“Kami membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan berbagai komunitas dari latar belakang yang berbeda, sambil mengajak mereka berjuang bersama untuk kepentingan masyarakat melalui PSI,” ujar Roberd Selan saat ditemui di Sekretariat DPC.
Hingga kini, lima kelurahan di Kecamatan Jatiasih telah berhasil melewati proses verifikasi faktual oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Hal ini menjadi bukti keseriusan PSI dalam memperkuat basis politiknya di wilayah tersebut.
Tak hanya fokus pada penguatan struktur partai, PSI Jatiasih juga menghadirkan program pelayanan masyarakat. Salah satunya adalah penyediaan satu unit ambulans gratis yang siap siaga untuk membantu warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Jatiasih.
Selain itu, terdapat program unik yang jarang dilakukan partai lain, yakni bantuan perlengkapan busana pengantin bagi kader dan pengurus yang akan menikah. Program ini bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan dan solidaritas antar kader.
Dalam upaya memperluas basis dukungan, PSI Jatiasih kini mulai menyasar kalangan muda, khususnya usia 17 hingga 25 tahun.
“Kami ingin merangkul anak muda. Masih banyak dari mereka yang merasa canggung atau menganggap partai politik hanya untuk kalangan dewasa dan mapan. Padahal, tidak selalu demikian,” ungkap Niko.
Melalui berbagai langkah tersebut, DPC PSI Jatiasih optimistis dapat menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan dalam menghadapi agenda politik di masa mendatang.
