Bekasi, Mata4com — Atrium Main Lobby Grand Galaxy Park Mall berubah menjadi pusat pertemuan ide, peluang, dan investasi saat International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2026 resmi dibuka, Jumat (24/7/2026). Selama tiga hari ke depan, ajang ini tidak sekadar pameran, tetapi menjadi ruang akselerasi bagi pelaku usaha untuk naik kelas.
Dibuka oleh Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan RI, Franciska Simanjuntak, bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, IFBEX 2026 langsung menegaskan posisinya sebagai katalis pertumbuhan bisnis di wilayah penyangga ibu kota. Sejumlah tokoh ekonomi nasional dan daerah turut hadir, memperkuat sinyal bahwa Bekasi kini menjadi salah satu titik strategis pengembangan kewirausahaan.
Ketua KADIN Kota Bekasi, Qadar Ruslan, melihat momentum ini sebagai peluang emas. Letak geografis Bekasi yang berbatasan langsung dengan Jakarta dinilai memberi keuntungan kompetitif bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar. Ia menilai IFBEX bukan hanya ajang pamer, melainkan langkah konkret mendorong pelaku usaha melakukan ekspansi bisnis.
Optimisme serupa disampaikan Ketua Umum HIKPI, Djoko Kurniawan. Ia menilai kehadiran berbagai merek waralaba yang tengah berkembang dapat menjadi inspirasi sekaligus referensi bagi masyarakat untuk membangun usaha yang berdaya saing. Menurutnya, akses terhadap ekosistem bisnis seperti ini menjadi kunci transformasi UMKM menuju level nasional.
Puluhan brand dari berbagai sektor turut meramaikan pameran, mulai dari kuliner, logistik, hingga pendidikan. Kehadiran nama-nama seperti Burger Bangor, Tomoro Coffee, Baba Rafi, Lalamove, dan LCC+ Early Childhood Education menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin memulai atau mengembangkan usaha.
CEO PT MyEvent Promosindo Asia, Karen Wiraraharja, menegaskan bahwa IFBEX dirancang lebih dari sekadar transaksi lisensi. Pameran ini dikemas sebagai ekosistem pembelajaran dan kolaborasi, melalui business matching, talkshow, hingga sesi edukasi berbasis teknologi.
Selama penyelenggaraan, panggung utama diisi diskusi inspiratif dari para pelaku usaha sukses. Tidak hanya itu, pengunjung juga diperkenalkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat untuk mempercepat pertumbuhan bisnis di era digital.
Melalui pesan tertulis, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso turut mengapresiasi penyelenggaraan IFBEX. Ia menilai sektor waralaba memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing UMKM agar mampu menembus pasar global.
IFBEX 2026 di Bekasi menjadi lanjutan dari kesuksesan penyelenggaraan sebelumnya di Bandung. Setelah ini, pameran serupa dijadwalkan hadir di Palembang dan Surabaya, memperluas jangkauan peluang bagi para calon investor dan pelaku usaha di berbagai daerah.
