Bekasi, Mata4com – Kabar menarik datang dari Polres Metro Bekasi. Kini, warga yang ingin membuat atau memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) tak melulu harus bayar pakai uang. Cukup bawa sampah, dan itu bisa jadi “alat bayar”.
Program unik ini diberi nama Green Service, sebuah inovasi layanan ramah lingkungan yang mengubah sampah anorganik menjadi tabungan untuk membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Pol. Sumarni, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar gimmick, tetapi langkah nyata mengajak masyarakat peduli lingkungan sekaligus mempermudah akses layanan publik.
“Bayar pakai sampah. Bukan hanya SIM, tapi seluruh layanan publik di Polres Metro Bekasi yang ada PNBP-nya, seperti SKCK juga bisa,” ujarnya usai peluncuran program di Mapolres Metro Bekasi, Jumat (5/6).
Dalam program ini, warga cukup mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomis seperti botol plastik atau tutup botol. Nantinya, sampah tersebut akan ditimbang dan dikonversi menjadi saldo tabungan khusus.
Adapun rinciannya, botol plastik dihargai sekitar Rp3.000 per kilogram, sedangkan tutup botol air mineral mencapai Rp5.000 per kilogram. Hasilnya akan dicatat dalam buku tabungan yang bisa digunakan untuk membayar biaya pembuatan atau perpanjangan SIM A, SIM C, maupun SKCK.
Menariknya lagi, warga tidak perlu repot datang jauh-jauh. Sampah bisa disetorkan melalui berbagai titik, mulai dari Polsek, Mapolres Metro Bekasi, hingga ratusan bank sampah yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi. Saat ini, tercatat ada sekitar 482 bank sampah yang siap mendukung program tersebut.
Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Semeru yang turut hadir dalam peluncuran.
Selain membantu masyarakat, program ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk memilah sampah sejak dari rumah.
Jadi, buat warga Bekasi, mulai sekarang jangan anggap remeh sampah di rumah. Siapa tahu, dari botol plastik yang menumpuk, Anda bisa mengurus SIM atau SKCK tanpa harus keluar uang tunai.
