Jakarta, Mata4.com —Dalam era globalisasi dan modernisasi yang kian pesat, spiritualitas dan praktik keagamaan masih memainkan peran penting di banyak negara. Survei terbaru dari Pew Research Center kembali menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat religiusitas tertinggi di dunia. Fakta ini mencerminkan bagaimana agama masih menjadi fondasi kehidupan bagi mayoritas masyarakat Indonesia — tidak hanya sebagai identitas budaya, tetapi juga sebagai pedoman moral dan sosial.
Mengukur “Negara Paling Religius”
Istilah “rajin ibadah” dalam konteks global bukan sekadar soal frekuensi salat, ke gereja, atau ke rumah ibadah lainnya. Lembaga seperti Pew Research Center mengukur religiusitas melalui berbagai indikator, seperti:
- Seberapa penting agama dalam kehidupan seseorang.
- Frekuensi doa harian.
- Kepercayaan bahwa iman kepada Tuhan diperlukan untuk memiliki nilai moral.
- Kehadiran di rumah ibadah secara rutin.
Dalam hal ini, negara yang “paling religius” bukan hanya yang paling banyak populasi beragama, tetapi yang paling konsisten dalam mengamalkan nilai dan praktik keagamaannya.
Indonesia di Puncak Dunia
Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, menempati peringkat pertama dalam beberapa indikator utama:
- 98% orang dewasa Indonesia menyatakan bahwa agama sangat penting dalam kehidupan mereka.
- 95% penduduknya berdoa setiap hari, salah satu angka tertinggi di dunia.
- Sekitar 96% meyakini bahwa moralitas tak bisa terlepas dari keimanan pada Tuhan.
Tingginya frekuensi beribadah, seperti salat lima waktu, tadarus, puasa, hingga kegiatan keagamaan di komunitas lokal, memperkuat posisi Indonesia sebagai negara paling religius menurut data global.

www.service-ac.id
Daftar 10 Negara Paling Rajin Ibadah
Berikut daftar negara yang menonjol secara global dalam hal religiusitas, berdasarkan gabungan data Pew Research, US News, dan World Values Survey:
1. Indonesia
- Mayoritas Muslim
- Sangat tinggi dalam nilai religius dan praktik ibadah
- Tradisi budaya dan agama sangat terintegrasi
2. Nigeria
- Mayoritas Kristen dan Muslim
- Lebih dari 90% warga melakukan doa harian
- Aktivitas ibadah sangat tinggi di dua komunitas besar
3. Pakistan
- 95% penduduk Muslim
- Rutin ibadah Jumat, salat, dan puasa Ramadan
- Pendidikan dan hukum berbasis Islam
4. India
- Multiagama: Hindu, Islam, Sikh, Buddha
- Mayoritas umat aktif beribadah dan ritual harian seperti puja dan aarti
- Kesadaran spiritual tinggi di hampir semua wilayah
5. Senegal
- 97% Muslim
- Sangat aktif dalam zikir, salat, dan tradisi tarekat
- Keagamaan terjalin dalam sistem sosial dan pendidikan
6. Ghana
- Mayoritas Kristen
- Gereja aktif, ibadah mingguan dan kegiatan komunitas tinggi
- Kepercayaan pada peran agama dalam moral dan politik
7. Kenya
- Kristen dan Islam menyatu dalam budaya sosial
- Hampir 95% menyatakan agama penting dalam hidup mereka
8. Zambia
- Negara Kristen konservatif
- Banyak kegiatan rohani dan perayaan agama nasional
9. Saudi Arabia
- Islam sebagai dasar negara
- Kewajiban beribadah ditegakkan secara sosial dan hukum
10. Israel
- Populasi Yahudi, Muslim, dan Kristen
- Praktik ibadah aktif, terutama dalam komunitas ultra-Ortodoks
Kenapa Indonesia Lebih Religius Dibanding Negara Lain?
Beberapa faktor utama yang menjadikan Indonesia menonjol antara lain:
- Peran keluarga dan komunitas: Ibadah sering dilakukan bersama, diajarkan sejak kecil, dan menjadi bagian dari keseharian.
- Media dan pendidikan berbasis agama: Tayangan religi, pendidikan madrasah dan pesantren berperan besar dalam menjaga nilai spiritual.
- Ragam kegiatan keagamaan publik: Pengajian massal, bulan Ramadan, Idul Fitri, Maulid Nabi, dll.
- Nilai sosial dan politik yang religius: Pemimpin publik dan tokoh masyarakat sering merujuk pada nilai agama dalam kebijakan dan sikap.
