Tangerang, Mata4.com — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi pendidikan, Komunitas Digital Indonesia (Komdigi) mengambil langkah besar dengan memulai proses penyediaan layanan internet berkecepatan tinggi 100 Mbps untuk 200 sekolah rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Program ini menjadi salah satu upaya nyata mempercepat pemerataan akses teknologi informasi dalam dunia pendidikan, terutama di sekolah-sekolah yang selama ini terkendala fasilitas internet memadai.
Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital
Internet berkecepatan tinggi kini menjadi salah satu kebutuhan paling vital dalam dunia pendidikan modern. Mulai dari mengakses bahan ajar digital, mengikuti pembelajaran daring, hingga penggunaan aplikasi interaktif, semuanya membutuhkan koneksi internet yang cepat dan stabil.
Namun, di banyak daerah, terutama di wilayah pelosok dan sekolah rakyat yang memiliki keterbatasan anggaran, akses internet berkualitas masih menjadi tantangan besar. Kondisi ini menyebabkan kesenjangan besar dalam kualitas pendidikan antara sekolah-sekolah di kota besar dan daerah terpencil.
Melihat realitas ini, Komdigi berinisiatif menghadirkan solusi konkret. “Kami ingin memastikan bahwa semua anak Indonesia, tidak peduli di mana mereka tinggal, memiliki akses yang sama untuk belajar dan berkembang di era digital,” ujar Ketua Komdigi, Rina Wijayanti, dalam jumpa pers yang digelar di Jakarta.
Tahapan dan Proses Penyediaan Internet
Program penyediaan internet ini tidak dilakukan secara sembarangan. Komdigi memulai dengan melakukan survei mendalam untuk mengidentifikasi kebutuhan serta kesiapan infrastruktur di setiap sekolah sasaran.
Setelah itu, Komdigi menggandeng berbagai penyedia layanan internet (ISP) nasional dan regional untuk menyediakan layanan dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Selain itu, Komdigi juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempercepat proses instalasi dan pengaktifan jaringan internet.
Diperkirakan, dalam waktu tiga bulan ke depan, seluruh sekolah yang menjadi target akan mulai menerima layanan internet 100 Mbps secara penuh dan bisa langsung memanfaatkannya dalam proses pembelajaran.
Manfaat Internet Cepat bagi Sekolah Rakyat
Dengan kecepatan internet 100 Mbps, sekolah-sekolah rakyat dapat mengakses berbagai sumber belajar digital secara lebih mudah dan cepat. Guru dan siswa dapat memanfaatkan aplikasi pembelajaran daring, video tutorial interaktif, dan platform edukasi yang selama ini terbatas karena koneksi lambat.
Menurut seorang guru dari SD Negeri Cibodas, Jawa Barat, “Kecepatan internet yang baik sangat membantu kami dalam menjalankan program pembelajaran hybrid dan daring. Kami bisa menggunakan aplikasi edukasi dengan lancar tanpa gangguan buffering, yang sebelumnya sering terjadi.”
Selain itu, akses internet yang memadai juga membuka peluang bagi sekolah untuk melakukan pelatihan teknologi bagi guru dan stafnya, sehingga mereka semakin siap mengintegrasikan teknologi dalam metode pengajaran.

www.service-ac.id
Dukungan Penuh Pemerintah dan Harapan Komdigi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Komdigi ini. Pemerintah melihat program ini sebagai pendukung visi nasional untuk menciptakan pendidikan merata yang berkualitas melalui digitalisasi.
“Kolaborasi antara komunitas digital, penyedia layanan internet, dan pemerintah adalah kunci sukses pemerataan akses pendidikan digital,” ujar perwakilan Kemdikbudristek. “Kami siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran.”
Komdigi sendiri berharap program ini dapat menjadi model yang bisa dikembangkan lebih luas ke sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia.
Tantangan dan Upaya Penguatan Infrastruktur Digital
Meski begitu, Komdigi juga mengakui masih ada sejumlah tantangan, terutama terkait infrastruktur jaringan di beberapa daerah terpencil yang membutuhkan penguatan lebih lanjut. Namun, dengan dukungan berbagai pihak, Komdigi optimistis target penyediaan internet cepat dapat tercapai.
“Kami tidak hanya menyediakan internet cepat, tapi juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan pelatihan agar sekolah dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi ini secara efektif,” tambah Rina Wijayanti.
Masa Depan Pendidikan Digital Indonesia
Program ini diharapkan menjadi langkah besar dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan modern, di mana teknologi digital menjadi pendorong utama peningkatan kualitas pembelajaran.
Dengan akses internet yang merata, siswa di berbagai pelosok tanah air akan semakin mudah mengakses ilmu pengetahuan, mengembangkan kreativitas, dan bersaing di tingkat global.
Kesimpulan
- Komdigi mulai proses penyediaan layanan internet 100 Mbps untuk 200 sekolah rakyat di berbagai daerah.
- Program ini bertujuan mempercepat pemerataan akses digital dan meningkatkan kualitas pendidikan.
- Proses meliputi survei kebutuhan, kerja sama dengan ISP, dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
- Internet cepat akan menunjang pembelajaran daring, akses bahan ajar digital, dan pelatihan guru.
- Dukungan pemerintah sangat besar dan Komdigi berkomitmen memberikan pendampingan.
- Tantangan infrastruktur di daerah terpencil menjadi fokus perhatian khusus.
