Parepare, Mata4.com – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare baru-baru ini mengadakan kuliah umum yang menghadirkan Tasming Hamid, seorang tokoh pendidikan dan praktisi berpengalaman di bidang pengembangan sumber daya manusia. Acara yang berlangsung di auditorium utama kampus ini diikuti oleh ratusan mahasiswa, dosen, serta civitas akademika IAIN Parepare. Kuliah umum ini bertujuan memberikan wawasan mendalam dan inspirasi mengenai peran vital pendidikan tinggi dalam pembangunan bangsa serta bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk masa depan yang lebih cerah.
Pendidikan Tinggi: Investasi Strategis untuk Masa Depan
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menekankan bahwa pendidikan tinggi adalah investasi strategis yang harus dilihat sebagai pondasi utama pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa keberhasilan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya, yang diperoleh melalui pendidikan yang bermutu.
“Pendidikan tinggi bukan sekadar mencari gelar atau ijazah, melainkan proses membentuk karakter, kompetensi, dan kapabilitas yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan negara. Ini adalah investasi jangka panjang yang harus dijalani dengan penuh kesungguhan,” tegas Tasming.
Lebih lanjut, Tasming menyampaikan bahwa investasi dalam pendidikan tinggi dapat memberikan hasil berlipat ganda, mulai dari peningkatan produktivitas ekonomi, inovasi teknologi, hingga penguatan daya saing bangsa di tingkat global.
Peran Perguruan Tinggi dalam Membangun SDM Berkualitas
Tasming menguraikan peran strategis perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah. Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi pusat inovasi, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga aplikatif.
“Perguruan tinggi perlu memfasilitasi mahasiswa dengan kurikulum yang relevan, metode pembelajaran inovatif, serta kesempatan pengembangan soft skills seperti kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan komunikasi. Ini sangat penting agar lulusan tidak hanya mampu bekerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru,” jelasnya.
Tasming juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung peningkatan kualitas lulusan.
Tantangan Pendidikan Tinggi di Era Digital dan Globalisasi
Menyinggung tantangan di era digital dan globalisasi, Tasming menjelaskan bahwa kemajuan teknologi informasi memberikan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa dituntut untuk cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi dan mampu bersaing dengan lulusan dari berbagai negara.
“Globalisasi membuka pintu peluang yang sangat luas, tetapi juga menuntut standar kompetensi yang tinggi. Oleh karena itu, pendidikan tinggi harus bertransformasi menjadi lembaga yang fleksibel dan inovatif dalam menghadapi perubahan ini,” ungkapnya.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan digital dan literasi teknologi sebagai modal utama di era 4.0.
Peran IAIN Parepare dalam Konteks Nasional dan Lokal
Tasming memberikan apresiasi khusus kepada IAIN Parepare yang memiliki misi tidak hanya mencetak sarjana agama, tetapi juga membangun generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan berwawasan luas. Ia menilai bahwa IAIN Parepare memiliki potensi besar untuk menjadi pusat unggulan dalam pendidikan agama sekaligus pengembangan ilmu sosial dan humaniora.
“IAIN Parepare harus terus meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai institusi baik di dalam maupun luar negeri agar lulusan mampu bersaing secara nasional dan internasional,” ujarnya.
Antusiasme Mahasiswa dan Civitas Akademika
Kuliah umum ini mendapat sambutan hangat dari mahasiswa dan civitas akademika. Banyak peserta yang merasa termotivasi dan terinspirasi dengan paparan Tasming Hamid. Beberapa mahasiswa menyatakan bahwa materi yang disampaikan membuka wawasan mereka tentang pentingnya pendidikan tinggi sebagai investasi masa depan bangsa.
“Saya merasa lebih termotivasi untuk belajar serius dan memanfaatkan kesempatan di perguruan tinggi ini. Kuliah umum ini memberi saya gambaran bahwa kuliah adalah investasi besar untuk kehidupan saya dan bangsa,” ujar Andi Rahmat, salah satu mahasiswa peserta.
Dosen IAIN Parepare, Dr. Siti Nurhaliza, menambahkan, “Kehadiran tokoh pendidikan seperti Tasming Hamid sangat penting untuk memberikan perspektif baru kepada mahasiswa dan mendorong kami sebagai pendidik agar terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset.”
Strategi Pengembangan Pendidikan Tinggi di IAIN Parepare
Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Muhammad Ali, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memperkuat visi dan misi institusi. Ia menegaskan komitmen IAIN Parepare untuk terus berinovasi dalam pengembangan kurikulum, peningkatan fasilitas pendidikan, serta penguatan kolaborasi dengan dunia industri dan lembaga riset.
“Kami bertekad menjadikan IAIN Parepare sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di bidang agama, tetapi juga kompetitif dalam ilmu sosial dan humaniora yang mampu menjawab tantangan zaman,” kata Prof. Muhammad Ali.
Harapan dan Prospek Masa Depan
Acara kuliah umum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bahwa pendidikan tinggi adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Dengan pendekatan yang holistik, IAIN Parepare berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berjiwa sosial.
Tasming menutup kuliah umumnya dengan pesan inspiratif, “Investasi pendidikan tinggi adalah kunci masa depan bangsa. Mari kita jaga dan maksimalkan peluang ini dengan sungguh-sungguh demi Indonesia yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.”

