Jakarta, Mata4.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik pengumuman pemerintah tentang delapan stimulus ekonomi yang akan dilaksanakan dengan anggaran sekitar Rp 16,23 triliun. Stimulus ini dirancang untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dan membantu berbagai sektor yang terdampak tantangan ekonomi global dan domestik.
Namun, PKS menegaskan bahwa stimulus tersebut harus dijalankan dengan prinsip efektivitas, ketepatan sasaran, dan keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas, khususnya kelompok yang rentan dan terdampak pandemi serta fluktuasi ekonomi global.
Dukungan dan Harapan PKS atas Paket Stimulus Ekonomi
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Handi Risza, menyatakan bahwa stimulus ini merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan yang inklusif.
“Kami mengapresiasi upaya pemerintah dalam merancang paket stimulus yang komprehensif. Namun, kami juga mengingatkan agar setiap program dalam stimulus ini harus menggunakan data valid dan akurat agar tepat sasaran. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi pemborosan anggaran maupun bantuan yang tidak tepat sasaran,” ujar Handi Risza dalam keterangannya kepada media, Rabu (17/9).
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat dan transparansi dalam pelaksanaan agar program stimulus tidak hanya menjadi anggaran yang habis, tapi benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rincian dan Fokus Delapan Stimulus Ekonomi Pemerintah
Paket stimulus ini terdiri dari delapan program utama, yang mencakup berbagai sektor dan fokus, antara lain:
- Insentif perpajakan untuk meningkatkan likuiditas pelaku usaha, termasuk pembebasan pajak tertentu.
- Program padat karya tunai yang menyasar pekerja di proyek infrastruktur dan sektor padat karya lainnya untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.
- Bantuan pangan langsung untuk menjaga daya beli kelompok masyarakat miskin dan rentan.
- Jaminan sosial tambahan bagi pekerja informal seperti mitra pengemudi aplikasi online, kurir, dan pekerja sektor informal lainnya.
- Perluasan PPh 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) khususnya bagi sektor pariwisata yang masih berjuang bangkit pascapandemi.
- Percepatan deregulasi dan digitalisasi layanan publik untuk memperbaiki iklim investasi dan kemudahan berusaha.
- Bantuan perumahan melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja berpenghasilan rendah.
- Pilot project peningkatan kualitas pemukiman di perkotaan, khususnya di Jakarta, yang juga mendukung pengembangan ekonomi gig.
Catatan Penting PKS dalam Pelaksanaan Stimulus
PKS menekankan bahwa agar stimulus dapat berjalan optimal, pemerintah perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Ketepatan sasaran
Penyaluran bantuan harus berdasarkan data dan verifikasi yang valid agar tepat sasaran. Kesalahan dalam data dapat menyebabkan bantuan tersalurkan ke pihak yang tidak berhak, atau sebaliknya, kelompok yang membutuhkan tidak tersentuh. - Transparansi dan pengawasan
Seluruh proses pelaksanaan stimulus perlu diawasi secara terbuka oleh lembaga pengawas dan masyarakat agar tidak terjadi penyimpangan dan korupsi. - Keberlanjutan fiskal
Stimulus harus dikelola tanpa mengorbankan stabilitas keuangan negara dan harus didukung oleh pengelolaan anggaran yang sehat agar program bisa berlanjut sesuai kebutuhan. - Dampak produktif
Stimulus tidak hanya untuk konsumsi jangka pendek, tetapi juga harus memacu produktivitas dan membuka lapangan kerja baru yang berkelanjutan.
Pandangan Para Pengamat dan Ekonom
Beberapa ekonom menilai paket stimulus ini sebagai langkah positif, namun ada pula yang mengingatkan bahwa stimulus harus dipadukan dengan reformasi struktural dan kebijakan makroekonomi yang menjaga stabilitas inflasi serta nilai tukar rupiah.
“Stimulus ini membantu mendorong konsumsi dan investasi, namun yang terpenting adalah bagaimana stimulus ini terintegrasi dengan kebijakan fiskal dan moneter secara keseluruhan,” ujar seorang pengamat ekonomi dari lembaga riset nasional.
Kesimpulan
Paket delapan stimulus ekonomi yang diumumkan pemerintah menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi dan menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Dukungan PKS menandai harapan bahwa program ini dapat berjalan secara efektif, transparan, dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
PKS mengajak semua elemen masyarakat, lembaga pengawas, dan pemerintah untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan stimulus agar tujuan pemulihan ekonomi dapat tercapai dengan baik dan berkeadilan.

