Jakarta, Mata4.com — Sejumlah pintu masuk dan keluar Tol Dalam Kota Jakarta ditutup sementara secara bertahap untuk mendukung pelaksanaan proyek perbaikan jalan dan peningkatan kualitas infrastruktur. Penutupan ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, terutama dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai operator tol menyatakan bahwa penutupan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin guna menjaga kelayakan jalan tol yang merupakan salah satu jalur tersibuk di ibu kota. Pekerjaan ini bertujuan memperbaiki kerusakan permukaan jalan akibat aktivitas lalu lintas yang padat dan kondisi cuaca.
“Kami melakukan pekerjaan rekonstruksi dan perbaikan pada beberapa titik yang mengalami penurunan kualitas permukaan jalan. Penutupan dilakukan pada malam hari agar gangguan lalu lintas dapat diminimalisir,” ujar Rendi Pratama, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Selasa (24/9).
Lokasi Penutupan dan Jadwal Pelaksanaan
Berikut adalah rincian gerbang tol yang akan ditutup beserta jadwalnya:
- Gerbang Tol Semanggi 1 arah Cawang
Ditutup mulai 25 September 2025 pukul 22.00 WIB hingga 28 September 2025 pukul 05.00 WIB. - Gerbang Tol Slipi 2 arah Grogol
Penutupan berlaku dari 26 September 2025 pukul 23.00 WIB sampai 29 September 2025 pukul 04.00 WIB. - Gerbang Tol Tebet arah Tanjung Priok
Ditutup setiap malam dari 27 hingga 30 September 2025, mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Menurut Jasa Marga, di luar jam tersebut gerbang tol akan kembali dibuka untuk melayani pengguna jalan seperti biasa.
Dampak dan Imbauan bagi Pengguna Jalan
Penutupan gerbang tol ini berpotensi menimbulkan kepadatan dan kemacetan di sejumlah ruas jalan sekitar. Oleh karena itu, Jasa Marga dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mengatur ulang jadwal perjalanan dan menggunakan alternatif jalur arteri yang tersedia.
“Kami menghimbau masyarakat untuk memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi dan media sosial resmi Jasa Marga sebelum melakukan perjalanan,” jelas Rendi Pratama.
Dishub DKI Jakarta juga mengerahkan petugas di beberapa titik strategis untuk membantu pengaturan arus lalu lintas, serta menyediakan rambu pengalihan jalan untuk mengantisipasi kepadatan.
Andika Permadi, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menambahkan, “Koordinasi dengan kepolisian dan Jasa Marga terus dilakukan agar rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan kemacetan dapat diminimalisir.”
Pentingnya Pemeliharaan Infrastruktur Tol
Pemeliharaan infrastruktur jalan tol merupakan bagian dari upaya berkelanjutan menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan kondisi jalan yang baik, risiko kecelakaan dapat ditekan dan arus transportasi menjadi lebih lancar.
Menurut Rendi Pratama, jalan tol yang mulus juga memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi transportasi barang dan jasa di Jakarta serta wilayah sekitarnya.
“Kami menyadari penutupan sementara ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan, namun demi keselamatan dan kenyamanan jangka panjang, perbaikan harus dilakukan,” jelasnya.
Respons Publik dan Antisipasi
Sejumlah pengguna jalan tol memberikan respons beragam terkait penutupan ini. Sari, salah seorang pengendara yang melewati Tol Dalam Kota Jakarta setiap hari, mengatakan bahwa ia akan mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak macet pada waktu penutupan.
“Saya biasanya lewat tol jam 10 malam, jadi saya akan cari jalan alternatif selama penutupan berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, pengamat transportasi dari Institut Transportasi dan Logistik Indonesia, Dr. Rizal Harahap, menilai bahwa penutupan tersebut wajar dan memang perlu dilakukan sebagai bagian dari manajemen jalan tol yang profesional.
“Penutupan gerbang tol demi perbaikan adalah langkah yang tepat agar kondisi jalan tetap prima. Yang terpenting, komunikasi dan informasi kepada masyarakat harus jelas dan tepat waktu agar dampak negatif dapat diminimalisir,” ujarnya.
Sarana Informasi dan Layanan
Untuk kemudahan pengguna jalan, Jasa Marga menyediakan beberapa kanal informasi yang dapat diakses secara real-time, di antaranya:
- Twitter resmi Jasa Marga:
- Aplikasi Travoy
- Call Center Jasa Marga: 14080
Masyarakat juga dapat menghubungi Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui layanan darurat jika memerlukan bantuan langsung di lapangan.
Penutup
Penutupan pintu tol dalam kota Jakarta ini merupakan bagian dari langkah strategis pemeliharaan infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pengguna jalan. Pihak terkait berkomitmen untuk terus memantau dan mengelola dampak penutupan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

