Bekasi, Mata4com – Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kelurahan Bintara Jaya meraih penghargaan dari Pemerintah Kota Bekasi. Penghargaan tersebut diserahkan dalam apel pagi yang digelar di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (18/5).
Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan Kampung KB Bintara Jaya dalam meningkatkan taraf sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus mengantarkan wilayah tersebut mewakili Kota Bekasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Lurah Bintara Jaya, Indah Choiriyah mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Alhamdulillah Kampung Keluarga Berkualitas Kelurahan Bintara Jaya bisa mewakili hingga tingkat provinsi. Kami dari kelurahan hanya mendukung dan memfasilitasi,” ujarnya.
Kampung KB yang berlokasi di RW 08 ini dikembangkan dengan mengedepankan partisipasi aktif masyarakat. Dalam pelaksanaannya, program-program yang berjalan didukung melalui swadaya warga serta bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).
Meski belum genap satu tahun menjabat, Lurah Bintara Jaya mengaku bangga bisa menjadi bagian dari keberhasilan tersebut.
“Saya belum satu tahun menjabat, tapi sudah bisa merasakan kemenangan bersama warga. Ini menjadi kebanggaan tersendiri,” kata Indah.
Sementara itu, Ketua Kampung KB Bintara Jaya, Samnah, menjelaskan bahwa program Kampung KB telah mengalami perkembangan signifikan sejak pertama kali dibentuk pada 2019.
“Awalnya Kampung KB hanya lingkup RW. Namun sejak terbitnya Inpres Nomor 3 Tahun 2022, berkembang menjadi Kampung Keluarga Berkualitas yang cakupannya satu kelurahan,” jelasnya.
Ia memaparkan, di Kelurahan Bintara Jaya terdapat 14 RW dan 119 RT dengan total 10.332 kepala keluarga dan jumlah penduduk mencapai 34.389 jiwa. Seluruhnya kini menjadi bagian dari binaan Kampung KB.
Menurut Samnah, konsep Kampung Keluarga Berkualitas tidak lagi terbatas pada program tribina seperti BKB, BKL, dan BKR, tetapi mencakup seluruh aktivitas masyarakat.
“Sekarang semua kegiatan masuk, mulai dari bank sampah, posyandu, hingga berbagai inovasi masyarakat,” katanya.
Salah satu inovasi unggulan adalah program Jumat Berkah Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsyat) yang berawal dari kegiatan sosial sederhana di RW 09. Program ini kemudian difokuskan untuk membantu penanganan stunting di wilayah tersebut.
“Awalnya Jumat Berkah biasa, dari swadaya masyarakat dan CSR. Karena ada kasus stunting, akhirnya dialihkan untuk membantu penanganan stunting,” ungkapnya.
Hasilnya, angka stunting di Kelurahan Bintara Jaya mengalami penurunan signifikan sejak 2023 hingga 2025.
“Alhamdulillah, stunting terus menurun. Ini menunjukkan bahwa program yang dijalankan berdampak nyata bagi masyarakat. Dan saat ini sedang persiapan untuk mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional,” tambah Samnah.
Dengan berbagai capaian tersebut, Kampung KB Bintara Jaya diharapkan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam membangun kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Red)
