Bekasi, Mata4com – Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) Kota Bekasi resmi menetapkan Ujang Setiawan sebagai Ketua DPD FORKABI Kota Bekasi.
Ujang dipercaya memegang kendali organisasi setelah proses Musda yang berlangsung di Aula Manasik Center, Kampus II Universitas Islam Asy-Syafi’iyah, Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Sabtu (24/10/2026).
Musda ke-VI tersebut berlangsung dengan antusias dan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan (ormas), aparat keamanan, anggota legislatif, serta tokoh masyarakat.
Sejumlah perwakilan ormas yang hadir di antaranya GIBAS, FBR, Pemuda Pancasila (PP), dan GRIB Jaya. Turut hadir Lurah Jaticempaka, Kapolsek Pondokgede, Camat Pondokgede, Camat Jatisampurna, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Selain itu, hadir pula Anggota DPRD Kota Bekasi Agus, SE, Lukman Hakim, serta Anggota DPD RI Prof. Dailami.
Terpilihnya Ujang Setiawan menjadi babak baru bagi perjalanan FORKABI Kota Bekasi. Di bawah kepemimpinannya, organisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kontribusi sosial di tengah masyarakat.
Tak hanya menetapkan ketua, Musda juga menetapkan H. Kardi, S.Sos, yang merupakan mantan Lurah Jatimelati, sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Daerah (MPOD) FORKABI Kota Bekasi.
Kehadiran MPOD diharapkan menjadi bagian penting dalam memberikan pertimbangan serta menjaga arah organisasi agar tetap solid dan mampu menjalankan program sesuai tujuan FORKABI.
Mengusung tema “Bersatu, Berbudaya, Berkarya dan Bersinergi”, Musda ke-VI menjadi momentum bagi FORKABI Kota Bekasi untuk memperkuat peran organisasi, khususnya dalam bidang sosial, kemasyarakatan, kebudayaan, serta pembangunan daerah.
Ketua terpilih Ujang Setiawan bersama jajaran pengurus diharapkan tidak hanya membangun kekuatan organisasi dari sisi internal, tetapi juga menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ujang menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi. Sinergi tersebut diarahkan pada berbagai kegiatan kemasyarakatan, sosial, kebudayaan, hingga mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bekasi.
“Kolaborasi dengan unsur kepolisian dan berbagai elemen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah,” kata Ujang.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru melalui Musda ke-VI, FORKABI Kota Bekasi diharapkan mampu menjadi organisasi yang semakin terbuka, solid, dan dekat dengan masyarakat.
Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi tantangan bagi Ujang Setiawan untuk membuktikan bahwa keberadaan FORKABI bukan sekadar sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga dapat mengambil peran nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan memperkuat kebudayaan Betawi di Kota Bekasi.
