Bekasi, Mata4com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bekasi Timur terus memperkuat konsolidasi internal dengan membangun komunikasi hingga ke tingkat paling bawah, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga RT.
Ketua DPC PSI Bekasi Timur, Wawan Darmawan, menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi menjadi langkah utama dalam membangun partai yang solid dan berkelanjutan.
“Kami mulai dari bawah, dari tingkat RT. Pengurus kelurahan dan kecamatan kita dorong aktif melakukan sosialisasi dan perkenalan kepada masyarakat,” ujar Wawan kepada media ini, Rabu (27/5).
Selain memperkenalkan kepengurusan, PSI Bekasi Timur juga melakukan sosialisasi perubahan identitas visual partai, termasuk pergantian logo dari simbol mawar menjadi gajah sebagai bentuk semangat baru dalam membangun kekuatan politik yang lebih progresif dan membumi.
Bisa dibilang, Wawan Darmawan selaku ketua DPC Bekasi timur, telah berhasil membentuk kepengurusan Ranting Kelurahan di Bekasi Timur, sesuai aturan AD/ ART DPP PSI.
Hingga saat ini, tercatat empat kelurahan di wilayah Bekasi Timur telah berhasil didata keanggotaannya, dengan jumlah anggota yang terus bertambah. Struktur Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) juga mulai dibentuk untuk memperkuat jaringan di tingkat lokal.
Menurut Wawan, kondisi masyarakat Bekasi Timur yang beragam menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PSI sebagai partai baru untuk lebih aktif turun ke lapangan.
“Bekasi Timur ini penuh warna, jadi kita tidak bisa hanya diam. Kita harus sering berkunjung, menyapa warga, dan hadir langsung di tengah masyarakat,” jelasnya.
Sebagai bagian dari pendekatan kepada masyarakat, PSI Bekasi Timur juga berencana menggelar berbagai kegiatan sosial dan olahraga. Salah satunya adalah turnamen futsal yang akan diselenggarakan pada Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kegiatan seperti futsal ini bukan hanya olahraga, tapi juga ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan dengan warga,” tambahnya.
Tak hanya itu, PSI Bekasi Timur juga merencanakan agenda kopi darat (kopdar) secara rutin sebagai wadah diskusi dan konsolidasi antar kader serta simpatisan.
Dengan pendekatan yang mengedepankan gaya anak muda, PSI optimistis mampu menarik partisipasi generasi milenial dan Gen Z untuk terlibat aktif dalam politik yang sehat dan inklusif.
“Kami ingin merangkul dengan gaya anak muda, lebih santai tapi tetap substansial. Targetnya, kita bangun kekuatan ini dari sekarang agar solid hingga 2029,” tegas Wawan.
Melalui langkah-langkah tersebut, DPC PSI Bekasi Timur berharap dapat menjadi kekuatan politik baru yang dekat dengan masyarakat serta mampu membawa perubahan positif di wilayahnya.
