Jakarta, Mata4.com — Menjaga kesehatan fisik menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan, terutama bagi lansia yang berusia di atas 60 tahun. Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan yang memengaruhi kekuatan otot, kepadatan tulang, serta fungsi organ vital. Oleh karena itu, aktivitas fisik yang tepat sangat dibutuhkan untuk menjaga kebugaran dan kualitas hidup para lansia.
Baru-baru ini, seorang profesor dari Harvard University, Profesor David Reynolds, seorang ahli geriatri yang berpengalaman, mengungkapkan rekomendasi olahraga terbaik yang dapat membantu lansia mempertahankan kesehatan secara optimal. Informasi ini disampaikan dalam sebuah seminar kesehatan yang diadakan secara daring pada Kamis (4/9/2025).
Kombinasi Olahraga Aerobik dan Latihan Kekuatan
Profesor Reynolds menegaskan bahwa olahraga yang paling efektif untuk lansia adalah kombinasi antara aktivitas aerobik dan latihan kekuatan.
“Olahraga aerobik seperti jalan cepat, berenang, dan bersepeda dapat membantu meningkatkan kapasitas jantung dan paru-paru sehingga daya tahan tubuh meningkat,” ujar Profesor Reynolds. “Sementara itu, latihan kekuatan penting untuk menjaga massa otot dan tulang yang biasanya menurun seiring bertambahnya usia, sehingga risiko osteoporosis dan jatuh dapat diminimalkan.”
Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Fisik dan Mental Lansia
Selain menjaga kebugaran fisik, olahraga juga terbukti memiliki efek positif terhadap kesehatan mental para lansia. Aktivitas fisik rutin dapat mengurangi risiko depresi, meningkatkan fungsi kognitif, serta memperbaiki kualitas tidur yang sering terganggu pada usia lanjut.
“Lansia yang rajin berolahraga cenderung memiliki energi yang lebih baik dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan mandiri,” jelas Profesor Reynolds. “Ini sangat penting untuk menjaga kualitas hidup dan mengurangi ketergantungan pada orang lain.”
Durasi dan Intensitas Olahraga yang Disarankan
Profesor Reynolds merekomendasikan agar lansia melakukan olahraga selama minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, yang dapat dibagi dalam beberapa sesi sesuai kemampuan individu. Selain itu, latihan kekuatan sebaiknya dilakukan dua hingga tiga kali dalam seminggu dengan fokus pada kelompok otot utama seperti lengan, kaki, dan inti tubuh.
Ia juga mengingatkan bahwa konsultasi dengan tenaga medis penting dilakukan sebelum memulai program olahraga baru, terutama bagi lansia yang memiliki kondisi kesehatan khusus seperti penyakit jantung, diabetes, atau masalah sendi.
Jenis Olahraga Ramah Lansia
Selain jalan cepat, berenang, dan bersepeda, beberapa jenis olahraga lain yang direkomendasikan untuk lansia meliputi:
- Tai Chi: Seni bela diri ringan asal Tiongkok yang membantu meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas.
- Yoga: Membantu memperkuat otot dan meningkatkan keseimbangan serta relaksasi.
- Senam ringan: Aktivitas yang mudah dilakukan di rumah atau kelompok, baik untuk pemula.
- Bersepeda statis: Alternatif bersepeda di dalam ruangan dengan risiko cedera rendah.
Dampak Positif Olahraga Terhadap Kualitas Hidup Lansia
Penelitian menunjukkan bahwa lansia yang rutin melakukan olahraga memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes tipe 2, dan osteoporosis. Selain itu, mereka juga cenderung lebih aktif secara sosial dan memiliki kesehatan mental yang lebih baik.
“Olahraga membantu lansia untuk tetap mandiri lebih lama dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan,” tambah Profesor Reynolds.
Upaya Pemerintah dan Dukungan Keluarga
Menanggapi pentingnya olahraga untuk lansia, pemerintah beberapa waktu lalu telah meluncurkan berbagai program olahraga dan kesehatan bagi warga lanjut usia. Keluarga juga memiliki peran penting dalam mendorong dan mendampingi lansia agar tetap aktif bergerak.
Penutup
Menjaga gaya hidup aktif melalui olahraga yang tepat menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup lansia di atas 60 tahun. Rekomendasi dari profesor Harvard ini diharapkan menjadi panduan yang bermanfaat bagi para lansia dan orang-orang di sekitarnya dalam memilih aktivitas fisik yang aman dan efektif.

