Jakarta, Mata4.com – Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta. Ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati dalam reshuffle kabinet yang diumumkan pada hari yang sama.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden tentang perubahan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pergantian ini dilakukan untuk memperkuat kinerja pemerintah, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional dan global.
Purbaya sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta pernah terlibat dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Dengan latar belakang tersebut, ia dinilai memiliki pengalaman dalam mengelola kebijakan fiskal dan menjaga stabilitas keuangan negara.

Dalam pernyataan usai pelantikan, Purbaya menyampaikan komitmennya untuk segera bekerja mengatasi perlambatan ekonomi. Ia menyebut optimistis pemulihan dapat mulai terlihat dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan melalui koordinasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta lembaga terkait lainnya.
Pergantian pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan ini menjadi perhatian publik mengingat peran strategis kementerian tersebut dalam menjaga keseimbangan fiskal, mengelola penerimaan negara, serta mendukung program pembangunan pemerintah.
Sejumlah kalangan, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, menyambut positif penunjukan Purbaya. Kadin berharap kebijakan fiskal tetap konsisten, sambil dilakukan evaluasi agar iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Dengan masuknya Purbaya Yudhi Sadewa ke jajaran kabinet, pemerintah menargetkan pengelolaan keuangan negara yang lebih efektif dan kebijakan ekonomi yang mampu memperkuat daya tahan Indonesia di tengah dinamika global.
