Bekasi, Mata4.com — Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan pandangan positif terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto selama satu tahun terakhir. Ia menyebut strategi yang dijalankan pemerintah sudah berada di jalur yang benar, terutama dalam menjaga daya beli, memperkuat sektor riil, serta menjaga stabilitas fiskal di tengah ketidakpastian global.
“Langkah nyata pemerintah mulai menunjukkan hasil, terutama pada meningkatnya konsumsi masyarakat dan tumbuhnya kembali usaha kecil, meski perlu terus diperkuat di lapangan,” kata Misbakhun dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/10/2025).
Tiga Program Unggulan Jadi Motor Ekonomi
Misbakhun secara khusus mengapresiasi tiga program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran, yaitu:
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Hilirisasi industri
- Pembangunan rumah subsidi
Menurutnya, ketiga program ini memiliki efek berantai (multiplier effect) yang kuat terhadap ekonomi rakyat.
“Program MBG memperkuat daya beli dan rantai pasok pertanian, hilirisasi meningkatkan nilai tambah industri nasional, dan pembangunan rumah rakyat menyerap ratusan ribu tenaga kerja,” ujarnya.
Stimulus Ekonomi: Arah Sudah Tepat, Eksekusi Jadi Tantangan
Dalam pandangannya, stimulus ekonomi yang telah disalurkan pemerintah melalui bantuan sosial, insentif industri, pembiayaan UMKM, hingga program magang nasional sudah sejalan dengan agenda jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan bukan diukur dari besarnya anggaran, melainkan dari kecepatan dan ketepatan eksekusi di lapangan.
“Stimulus harus diarahkan ke sektor produktif seperti hilirisasi, pertanian bernilai tambah, dan ekspor berbasis inovasi. Kita tidak bisa hanya mendorong konsumsi, tapi harus memperkuat struktur ekonomi agar Indonesia naik kelas,” tegasnya.
Disiplin Fiskal & Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci
Selain soal pelaksanaan, Misbakhun menyoroti pentingnya disiplin fiskal serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan program ekonomi terserap optimal.
“Dukungan fiskal perlu dijaga agar tetap berkelanjutan, sementara sinergi antarlevel pemerintahan harus diperkuat agar manfaat stimulus benar-benar dirasakan hingga ke pelosok,” katanya.
Menurutnya, anggaran yang besar hanya akan menjadi beban fiskal jika tidak dibarengi dengan koordinasi yang efektif dan implementasi yang tepat sasaran.
Komisi XI DPR Siap Kawal Kebijakan Ekonomi
Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang keuangan dan ekonomi, Komisi XI DPR berkomitmen untuk mengawal dan memperkuat kebijakan fiskal dan moneter yang inklusif dan berdampak nyata bagi rakyat.
Baca Juga:
jonatan juara denmark open dipuji etho
“Komisi XI DPR akan terus menjadi mitra strategis pemerintah. Kinerja ekonomi sangat bergantung pada soliditas antarlevel pemerintahan dan keberanian untuk fokus pada sektor yang menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah,” ujar Misbakhun.
Penutup: Ekonomi Tak Sekadar Angka, Tapi Dampak Nyata
Pandangan Misbakhun menegaskan bahwa ekonomi bukan semata urusan pertumbuhan angka-angka makro. Yang terpenting adalah dampak langsung pada kesejahteraan rakyat—terutama masyarakat kecil, pelaku UMKM, petani, dan buruh.
Jika pemerintah mampu menjaga arah kebijakan yang progresif, mempercepat eksekusi program di lapangan, dan terus menjaga sinergi fiskal, maka peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen bukan sekadar harapan.
“Ekonomi rakyat adalah fondasi Indonesia Emas. Arah kita sudah benar, tinggal kita konsisten dan cepat bergerak,” tutup Misbakhun.
