Lampung, mata4com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Dewan Kehormatan BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia, mengingatkan seluruh kader untuk menjaga persatuan dan kebersamaan selama pelaksanaan Musyawarah Nasional (MUNAS) XVIII HIPMI di Provinsi Lampung.
Pesan tersebut disampaikan Bahlil saat memberikan sambutan pada pembukaan MUNAS XVIII HIPMI yang turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, para senior organisasi, serta ribuan kader HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Bahlil mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MUNAS sebagai ajang demokrasi organisasi yang sehat tanpa menimbulkan perpecahan di antara kader.
“Jangan sampai ribut di Munas HIPMI. Cukup era saya saja yang panas saat pemilihan,” ujar Bahlil yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Suasana pembukaan MUNAS berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Bahlil beberapa kali menyapa Presiden Prabowo Subianto dengan panggilan “Kakanda”, sapaan yang akrab digunakan dalam tradisi organisasi HIPMI.
Di tengah suasana yang cair, Bahlil tetap menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses pemilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun jangan sampai mengorbankan hubungan baik antar kader.
“Kalau selesai Munas jangan ada yang musuhan. Kita ini keluarga besar HIPMI,” pesan Bahlil.
Ia menegaskan bahwa HIPMI merupakan rumah besar bagi para pengusaha muda Indonesia yang harus terus dijaga kebersamaan dan semangat kolaborasinya. Karena itu, seluruh kader diharapkan dapat mengedepankan persaudaraan serta kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Pesan persatuan yang disampaikan Bahlil mendapat respons positif dari para peserta yang hadir. Kehangatan suasana pembukaan MUNAS XVIII HIPMI dinilai mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi sekaligus mendukung kemajuan dunia usaha dan perekonomian nasional.
