Bekasi, Mata4com – Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah RW 19, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, mendorong jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bergerak cepat.
Bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi, mereka menggelar kegiatan fogging massal sebagai langkah konkret memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.
Kegiatan fogging dilaksanakan selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (6–7 Juni), dengan menyasar seluruh wilayah RW 19 yang terdiri dari 11 RT. Aksi ini merupakan respons cepat atas meningkatnya jumlah warga yang terjangkit DBD, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung lembap dan rawan berkembangnya nyamuk.
Ketua DPC PSI Bekasi Utara, Gideon Sitanggang, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan masyarakat. Ia menyebut, pihaknya merasa terpanggil untuk turun langsung membantu warga yang terdampak.

“Dengan banyaknya warga yang terkena DBD di RW 19, kami dari pengurus DPD dan DPC PSI hadir bersama PMI untuk memastikan seluruh area dilakukan fogging secara menyeluruh,” ujarnya di sela kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, PMI Kota Bekasi menerjunkan tiga personel operator profesional yang bertugas mengoperasikan alat fogging sesuai prosedur. Hal ini dilakukan guna memastikan efektivitas penyemprotan sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Ketua RW 19, Muiz, serta Lurah Harapan Jaya, Heru, turut hadir memantau langsung jalannya fogging.
Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya kolaborasi antara unsur masyarakat, organisasi kemanusiaan, dan pemerintah dalam menangani persoalan kesehatan lingkungan.
Tak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, PSI Bekasi Utara juga menekankan pentingnya langkah pencegahan berkelanjutan. Gideon menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat akan terus digencarkan, khususnya terkait pola hidup bersih dan sehat.
“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Ke depan, kami akan dorong penyuluhan tentang bahaya nyamuk serta pentingnya gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, mengubur, dan mencegah gigitan nyamuk,” tegasnya.
Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan para kader PSI, di antaranya Josua Ringgo dan Charlos Ramba, yang turut aktif mengikuti proses fogging dari awal hingga selesai. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda terhadap isu kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, DPC PSI Bekasi Utara berharap angka penyebaran DBD di wilayah RW 19 dapat ditekan secara signifikan. Lebih dari itu, langkah ini diharapkan menjadi awal terciptanya lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari ancaman wabah penyakit.
