Bekasi, Mata4com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan mulai melakukan pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Bekasi, Andi Frangky, dalam rangka peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah.
Menurut Andi, kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu saat ini sudah mengalami kelebihan kapasitas (overload), sehingga diperlukan langkah nyata dari masyarakat untuk mengurangi beban sampah yang terus meningkat setiap harinya.
“Kami menitip pesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap lestari. Salah satunya dengan melakukan pemilahan sampah dan mengurangi sampah dari hulu,” ujarnya.
Ia juga mendorong warga untuk mengoptimalkan peran bank sampah serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Dengan adanya pemilahan sejak awal, sampah yang dihasilkan tidak langsung dibuang ke TPA, melainkan dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali.
“Kalau sampah sudah dipilah dari rumah, maka yang masuk ke TPA bisa jauh berkurang. Ini penting agar lingkungan tetap terjaga dan tidak menambah beban TPA Sumur Batu,” tambahnya.

Pesan tersebut disampaikan Andi usai mengikuti pawai bersama seluruh pegawai DLH Kota Bekasi yang berjalan menuju Alun-Alun M. Hasibuan, Senin (15/6). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari semarak peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Melalui momentum ini, DLH berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, dimulai dari lingkungan terdekat masing-masing.
“Kita jaga lingkungan dari hal kecil di sekitar kita. Kalau bukan kita, siapa lagi,” pungkasnya.
