Lampung, Mata4com — Gelaran XPONESIA 2026 sukses menjadi salah satu pusat perhatian dalam rangkaian Musyawarah Nasional (MUNAS) XVIII HIPMI yang berlangsung pada 10–11 Juni 2026 di Novotel Lampung. Tidak hanya menjadi ajang pameran, kegiatan ini juga menghadirkan ruang kolaborasi, edukasi, dan pengembangan jejaring bisnis bagi para pengusaha muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Di bawah koordinasi Ketua Organizing Committee (OC) MUNAS HIPMI XVIII, Arief Satria Kurniagung, serta Koordinator XPONESIA 2026, Dimas H. Pribadi, area pameran menghadirkan berbagai produk unggulan daerah, inovasi bisnis, hingga peluang investasi yang menarik perhatian peserta dari seluruh Indonesia.
XPONESIA 2026 dirancang sebagai wadah yang mempertemukan pelaku usaha, UMKM, komunitas kreatif, investor, serta berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kolaborasi bisnis.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, dr. Anggawira, didampingi Ketua Satgas Pangan BPP HIPMI M. Hadi Nainggolan serta Ketua Dekranasda Provinsi Lampung sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan pelaku ekonomi kreatif.
Berbagai program unggulan turut memeriahkan penyelenggaraan XPONESIA 2026, mulai dari Expo UMKM dan Potensi Daerah, XPONESIA Talks, XPONESIA Awards, hingga hiburan yang menghadirkan suasana lebih dinamis bagi peserta MUNAS.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian besar adalah XPONESIA Talks, forum diskusi yang menghadirkan sejumlah praktisi, pelaku usaha, dan pemangku kebijakan untuk membahas pengembangan bisnis, transformasi UMKM, investasi, ekonomi kreatif, serta penguatan peran perempuan dalam kewirausahaan.
Kehadiran 38 booth dari berbagai provinsi menjadikan area XPONESIA sebagai salah satu lokasi paling ramai selama pelaksanaan MUNAS HIPMI XVIII. Selain menjadi sarana promosi produk dan layanan, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama dan perluasan jaringan bisnis antar daerah.
Koordinator XPONESIA 2026, Dimas H. Pribadi, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme peserta dan pengunjung selama acara berlangsung.
“Alhamdulillah, XPONESIA 2026 berjalan dengan sangat sukses. Antusiasme peserta luar biasa. Bahkan pada hari pertama, beberapa tenant UMKM kuliner sudah kehabisan stok karena tingginya permintaan. Ini menunjukkan kuatnya semangat kader HIPMI dari seluruh Indonesia dalam mendukung produk dan usaha sesama pengusaha muda,” ujar Dimas.
Menurutnya, XPONESIA bukan hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga wadah yang menghadirkan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku usaha yang terlibat.
“Kami melihat bagaimana kader HIPMI dari berbagai daerah saling mendukung, membeli produk UMKM, membangun jaringan bisnis, hingga membuka peluang kerja sama baru. Inilah semangat yang ingin kami hadirkan melalui XPONESIA, yaitu kolaborasi yang menghasilkan manfaat nyata bagi pelaku usaha,” tambahnya.
Kesuksesan penyelenggaraan XPONESIA 2026 juga didukung oleh kerja sama seluruh tim panitia yang terlibat. Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan ini mampu menghadirkan pengalaman yang berbeda dan memperkuat nilai kebersamaan di antara para pengusaha muda Indonesia.
Lebih dari sekadar pameran, XPONESIA 2026 menjadi bukti bahwa MUNAS HIPMI tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga ruang lahirnya ide, jejaring, inovasi, dan peluang baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ketika kader HIPMI saling mendukung produk sesama anggota, maka yang tumbuh bukan hanya transaksi, tetapi juga persaudaraan, kepercayaan, dan kekuatan ekonomi nasional.”
Melalui semangat kolaborasi tersebut, XPONESIA 2026 berhasil memperkuat posisinya sebagai salah satu agenda unggulan dalam rangkaian MUNAS HIPMI XVIII yang menggabungkan bisnis, edukasi, hiburan, dan pengembangan jejaring dalam satu wadah yang produktif dan inspiratif.
