Bekasi, mata4.com — Kegiatan bersih-bersih dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Kota Bekasi berlangsung cepat dan efektif. Petugas pasar menjadi sorotan setelah mampu menuntaskan penataan di sejumlah jalur protokol hanya dalam hitungan menit.
Aksi tersebut melibatkan seluruh aparatur pemerintah daerah dengan fokus pada penataan lingkungan, pengecatan ulang dinding trotoar, serta pembenahan fasilitas umum. Hasilnya, sejumlah ruas jalan protokol tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman dipandang.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa kegiatan Grebek K3 tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Hari Peduli Sampah Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kepedulian dan kebiasaan menjaga lingkungan,” ujar Tri.
HPSN sendiri diperingati setiap 21 Februari untuk mengenang tragedi Longsor Sampah TPA Leuwigajah 2005 yang menewaskan 157 orang. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga hingga kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan bersih.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, mengapresiasi kinerja petugas pasar yang dinilai sigap dan efisien dalam menjalankan tugas.
“Salut sama petugas pasar, kerjanya cepat dan gesit. Hanya dalam beberapa menit sudah selesai,” ujarnya.
Nampak beberapa petugas pasar dan pegawai lainnya berjibaku dengan kuas cat dan alat kebersihan lainnya dengan ritme yang dinilai sangat produktif.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan, sehingga Kota Bekasi dapat menjadi wilayah yang semakin nyaman, bersih, dan tertata.
