Bekasi, Mata4com — Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) La Nyalla Mattalitti mendorong Kota Bekasi memperkuat cabang olahraga Muay Thai sebagai langkah strategis menuju konsep “Sport City”, usai kunjungan ke Kantor Wakil Wali Kota Bekasi, Rabu (22/4/2026).
Gagasan tersebut menempatkan olahraga sebagai instrumen pembangunan kota, tidak hanya dari sisi prestasi atlet, tetapi juga peningkatan citra daerah dan potensi ekonomi melalui penyelenggaraan event berskala besar.
Menurut La Nyalla, pengembangan Muay Thai akan difokuskan pada pembentukan ekosistem olahraga yang terstruktur, mulai dari pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penyelenggaraan kompetisi nasional.
“Saya ingin membantu Kota Bekasi menjadi Sport City. Salah satunya dengan mengembangkan Muay Thai di sini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, agenda yang disiapkan meliputi pelatihan wasit dan juri serta penyelenggaraan pertandingan ekshibisi yang diperkirakan diikuti sekitar 400 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini juga akan melibatkan sekitar 150 calon wasit dan juri guna memastikan standar pertandingan berjalan profesional.
Langkah tersebut dinilai menjadi momentum awal membangun daya tarik olahraga di Bekasi, sekaligus membuka peluang peningkatan prestasi atlet di tingkat nasional hingga internasional.
Sementara itu, Ketua Harian Pengcab Muay Thai Bekasi, Eko Setyo Pramono, menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai penunjukan Bekasi sebagai tuan rumah event nasional menjadi keuntungan strategis bagi daerah.
“Dengan kehadiran ketua umum, ini membawa semangat bagi kami. Kota Bekasi menjadi tuan rumah adalah keberuntungan dan bisa menjadi magnet bagi daerah lain, sekaligus meningkatkan daya tarik dan pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan event Muay Thai pada Agustus mendatang juga menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Dari sisi kesiapan, Eko memastikan para atlet terus menjalani latihan secara konsisten tanpa bergantung pada momentum event. Hal ini dilakukan agar Bekasi selalu siap menghadapi kompetisi kapan pun.
“Persiapan kami berjalan terus. Tidak tergantung ada atau tidaknya event, kami selalu latihan agar siap bertanding kapan saja,” katanya.
Penguatan Muay Thai sebagai cabang unggulan diharapkan mampu menarik minat generasi muda sekaligus mempercepat terwujudnya Bekasi sebagai pusat kegiatan olahraga yang kompetitif dan berkelanjutan.
