Jakarta, Mata4com — Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, membuat pemilik kendaraan syok setelah salah satu pelaku diduga menodongkan pistol saat aksinya dipergoki.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Balai Rakyat, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu (31/5/2026) siang. Korban bernama Riska (32) mengaku melihat sepeda motornya hendak dibawa kabur oleh dua pria yang datang berboncengan menggunakan satu kendaraan.
Saat menyadari motornya sedang dicuri, Riska langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Namun, salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api yang diduga pistol dan mengarahkannya ke korban.
“Ada dua orang, pas saya lihat motor mau dibawa, saya teriak minta tolong. Tapi pelaku langsung mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke saya,” ujar Riska.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, kedua pelaku sebelumnya terlihat memantau situasi sekitar rumah korban. Setelah kondisi dinilai sepi, salah satu pelaku mendekati sepeda motor yang terparkir di halaman rumah dan berusaha merusak kunci kontak kendaraan tersebut.
Aksi pencurian berlangsung cepat. Saat motor berhasil dikeluarkan dari area rumah menuju depan gerbang, korban memergoki perbuatan pelaku dan langsung berteriak “maling” untuk menarik perhatian warga.
Merasa terancam setelah melihat senjata yang diarahkan kepadanya, Riska memilih menyelamatkan diri dengan masuk kembali ke dalam rumah.
“Saya takut karena pelaku langsung mengarahkan pistol ke saya. Saya akhirnya masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan diri,” katanya.
Beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban harus mengalami kerugian setelah satu unit sepeda motornya berhasil dibawa kabur oleh para pelaku.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kramat Jati. Menurutnya, wajah para pelaku sulit dikenali karena menggunakan masker, jaket, dan helm saat beraksi.
“Saya sudah bikin laporan ke Polsek Kramat Jati juga. Pelaku pakai masker, jaket dan helm, jadi wajahnya tidak terlihat jelas. Yang penting tidak ada yang luka,” ungkap Riska.
Korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan meningkatkan patroli keamanan, mengingat kasus pencurian kendaraan bermotor di lingkungan tersebut disebut bukan pertama kali terjadi.
