Ngawi, Mata4.com — Kabupaten Ngawi bersiap menjadi sorotan dengan perhelatan mode bergengsi bertajuk Ngawi Batik Fashion 2025. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 mendatang ini akan digelar di ikon bersejarah Ngawi, Benteng Van Den Bosch, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Benteng Pendem.
Gelaran ini bukan hanya sekadar ajang peragaan busana, melainkan juga langkah strategis untuk memperkenalkan batik khas Ngawi kepada masyarakat luas. Dengan mengusung tema besar pelestarian budaya dan penguatan identitas daerah, acara ini diharapkan mampu mengangkat potensi lokal sekaligus memberi ruang bagi pelaku industri kreatif untuk berkembang.
Batik Sebagai Identitas Lokal
Ngawi dikenal memiliki corak batik yang unik dan sarat makna. Motif-motifnya banyak terinspirasi dari kekayaan alam serta nilai historis daerah, seperti motif Kepel, Tebu Ireng, dan Benteng Van Den Bosch. Panitia penyelenggara menegaskan bahwa Ngawi Batik Fashion 2025 akan menampilkan keragaman tersebut dalam karya busana modern tanpa meninggalkan nilai tradisional.
“Acara ini kami desain sebagai ruang apresiasi. Batik Ngawi punya cerita panjang yang perlu disampaikan dalam bahasa visual dan busana. Kami berharap masyarakat semakin mencintai produk lokal sekaligus bangga dengan identitas budaya sendiri,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Rangkaian Kegiatan
Selain peragaan busana, Ngawi Batik Fashion 2025 akan menghadirkan berbagai agenda pendukung. Sejumlah desainer lokal, nasional, hingga pelaku UMKM dipastikan ikut ambil bagian. Pameran batik, bazar kuliner tradisional, workshop membatik, serta pertunjukan seni budaya khas Ngawi akan melengkapi rangkaian kegiatan.
Panitia menargetkan acara ini bukan hanya dinikmati kalangan pecinta fashion, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Tiket masuk direncanakan ramah publik, bahkan sebagian agenda digelar terbuka agar bisa diakses warga luas.
Latar Bersejarah Lokasi Acara
Pemilihan Benteng Van Den Bosch sebagai lokasi utama menjadi daya tarik tersendiri. Bangunan peninggalan kolonial Belanda yang berdiri sejak abad ke-19 itu dinilai mampu menghadirkan nuansa berbeda. Perpaduan atmosfer heritage dengan modernitas fashion diharapkan memberikan pengalaman unik bagi pengunjung.
Bagi Pemerintah Kabupaten Ngawi, langkah ini juga bagian dari strategi promosi pariwisata. Benteng Van Den Bosch yang selama ini menjadi destinasi sejarah, kini diberi peran baru sebagai panggung kebudayaan dan kreativitas.

Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Ngawi menyatakan dukungannya penuh terhadap acara ini. Menurutnya, Ngawi Batik Fashion merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.
“Batik bukan hanya kain, tapi identitas. Dengan menggelar acara di lokasi bersejarah, kami ingin menunjukkan bahwa Ngawi punya warisan budaya sekaligus semangat inovasi. Harapannya, kegiatan ini bisa menarik wisatawan, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, dan memperkuat citra Ngawi di mata publik,” katanya.
Harapan Berkelanjutan
Pemerintah daerah menargetkan Ngawi Batik Fashion dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten. Dengan begitu, para desainer lokal memiliki panggung untuk terus berkarya, sementara UMKM mendapatkan peluang ekonomi baru.
Panitia juga berharap acara ini menjadi wadah edukasi bagi generasi muda. Workshop membatik yang akan digelar, misalnya, bertujuan mengenalkan proses pembuatan batik dari hulu hingga hilir. Dengan begitu, anak muda tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga bisa menjadi bagian dari pelestari budaya.
Menyatukan Budaya, Ekonomi, dan Pariwisata
Ngawi Batik Fashion 2025 diharapkan membawa dampak ganda. Dari sisi budaya, memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap batik lokal. Dari sisi ekonomi, membuka ruang usaha bagi UMKM dan pelaku kreatif. Sementara dari sisi pariwisata, menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Ngawi.
Saat ini, panitia tengah melakukan persiapan intensif, mulai dari kurasi desain, koordinasi dengan komunitas, hingga penataan lokasi acara. Jadwal lengkap serta daftar desainer peserta akan diumumkan dalam waktu dekat.
Dengan dukungan berbagai pihak, Ngawi Batik Fashion 2025 diproyeksikan menjadi salah satu agenda budaya paling berkesan tahun ini. Acara ini bukan hanya soal peragaan busana, melainkan simbol bahwa batik Ngawi mampu berdiri sejajar dengan karya mode nasional bahkan internasional, tanpa kehilangan akar budaya yang melekat.
