Porprov Jabar 2026 — Dua pemain Futsal Putra Kota Bekasi, M. Dafa Ramadhan dan M. Sholeh, menjadi aktor penting di balik kemenangan 2-1 atas Kabupaten Garut pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Bertanding di GOR Bang Yan, kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (1/11/2026), Kota Bekasi tampil penuh tekanan sejak awal. Kemenangan menjadi harga mati bagi tim berjuluk Kota Patriot untuk memastikan langkah mereka ke babak berikutnya.
M. Dafa Ramadhan membuka keunggulan Kota Bekasi pada babak pertama. Tidak berselang lama, M. Sholeh menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Garut baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit keempat babak kedua melalui situasi bola mati. Gol tersebut menjadi peringatan bagi Kota Bekasi, khususnya dalam mengantisipasi skema set piece dari lawan.
Meski sempat kehilangan konsentrasi, para pemain Kota Bekasi mampu merespons dengan baik. Mereka kembali memperketat pertahanan dan menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Futsal Putra Kota Bekasi, Ananda Aprizal, mengapresiasi kerja keras para pemain. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi babak perempat final.
“Yang paling penting, kami lolos dari grup neraka dulu. Penampilan anak-anak hari ini tetap saya apresiasi, tetapi masih banyak evaluasi yang harus diperbaiki untuk babak perempat final,” ujar Ananda, Minggu (1/11/2026).
Menurut Ananda, salah satu catatan penting dalam laga tersebut adalah antisipasi bola-bola mati. Gol Garut, kata dia, lahir dari situasi tendangan sudut.
“Ya, tadi kami sempat kecolongan dari bola-bola set piece corner. Namun, anak-anak bisa langsung memperbaiki permainan sehingga tidak ada gol lagi,” katanya.
Kemenangan atas Garut menjadi modal penting bagi Kota Bekasi untuk melanjutkan perjuangan di Porprov XV Jabar 2026. Namun, Ananda menyadari fase berikutnya akan semakin berat.
Ia pun meminta para pemain segera memulihkan kondisi fisik setelah menjalani pertandingan yang menguras tenaga sekaligus mental. Kota Bekasi diperkirakan akan berhadapan dengan Kota Depok pada babak perempat final.
“Yang paling penting sekarang recovery yang cepat dan tepat untuk pemain. Mereka kelelahan karena ini pertandingan hidup mati, dan tekanan mental sudah dirasakan sejak pertandingan pertama,” ungkapnya.
Bagi Ananda, kemenangan atas Garut bukan akhir perjuangan. Fokus kini dialihkan pada pemulihan dan persiapan menghadapi pertandingan perempat final.
“Yang paling penting anak-anak bisa menang dan lolos dari grup ini. Selanjutnya, kami fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi babak perempat final,” pungkasnya.
Dengan kemenangan tersebut, dua gol yang dicetak M. Dafa Ramadhan dan M. Sholeh menjadi penentu langkah Kota Bekasi. Kini, tantangan yang lebih besar menanti di babak perempat final.
